Dewan Kehormatan Dorong Mukota Sebagai Momentum untuk Rekonsiliasi Kadin Kota Cilegon

Jadi, ada drama lagi di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Cilegon. Situasi internal mereka setelah pembekuan kepengurusan periode 2025–2030 bikin banyak orang bertanya-tanya. Apakah ini akan jadi solusi atau malah jadi ajang konflik yang bikin dunia usaha di Cilegon makin goyang?

Dewan Kehormatan Ajak Konsolidasi

Menyimak pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 15/05/2026, Anggota Dewan Kehormatan KADIN Kota Cilegon, M. Ibrohim Aswadi, mengeluhkan bahwa proses penataan organisasi ini harusnya jadi langkah positif, bukan malah jadi konflik berkepanjangan. Pembekuan pengurus dan penunjukan caretaker seharusnya menjadi momen untuk konsolidasi, bukan justru bikin ketidakpastian di kalangan pengusaha.

Apakah Caretaker Benar-Benar Netral?

Ibrohim bilang bahwa caretaker yang nantinya ditunjuk harus profesional dan transparan. Tapi, mari kita bertanya, seberapa besar jaminan bahwa mereka benar-benar netral? Kita tahu dalam politik dan organisasi, seringkali kepentingan pribadi bisa mengaburkan tujuan sebenarnya. Apakah caretaker ini benar-benar bisa menjaga KADIN dari perpecahan baru? Ini dia, tantangan terbesar yang harus dijawab.

Mukota, Momentum Perbaikan atau Formalitas?

Ibrohim berharap Mukota nanti bukan cuma agenda pemilihan ketua, tapi juga jadi ruang rekonsiliasi pengusaha. Namun, dengan proses yang tampaknya masih kabur, apakah kita bisa yakin bahwa ini bukan sekadar formalitas belaka? Harusnya, Mukota bisa jadi tempat bagi pengusaha untuk berbagi visi dan misi. Jangan sampai ini cuma jadi ajang “cuci tangan” dan mengulangi kesalahan yang sama.

Investasi untuk Siapa?

Satu hal yang Ibrohim tekankan adalah pentingnya investasi yang masuk ke Cilegon memberikan dampak nyata bagi pengusaha lokal. “Jangan sampai pengusaha daerah hanya jadi penonton di rumah sendiri,” tegasnya. Nah, di sini kita perlu kritisi, kebijakan investasi yang ada saat ini apakah sudah berpihak pada pengusaha lokal? Atau malah lebih menguntungkan pihak-pihak tertentu? Ini yang harus terus diawasi agar kepentingan masyarakat tidak terabaikan.

Jadi, menurut kamu gimana tentang kebijakan ini? Apakah sudah pas atau masih banyak bolongnya? Yuk, diskusi atau share pendapat kamu! Kita semua berhak untuk suarakan apa yang terjadi di sekitar kita, dan bareng-bareng kita bisa dorong perubahan yang lebih baik.



Sumber: rubrikbanten.com (15/05/2026)
Dokter Farm - Pusat domba qurban di Cilegon
Produk Sponsor