Pernyataan mengejutkan datang dari Ketua Ormas Aliansi Banten Bersatu (ALIBABA) Kota Cilegon, Marhani, terkait hilangnya sebuah truk yang sebelumnya diamankan oleh pihak kepolisian Polres Cilegon.
Truk tersebut diduga bermuatan rokok ilegal, yang menjadi sorotan publik dan menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai integritas penegakan hukum di Kota Cilegon.
Pernyataan Marhani Ketua Ormas Alibaba
Menurut Marhani, pada malam hari sebelumnya, truk tersebut diamankan oleh pihak kepolisian. Namun, saat ia melakukan pengecekan pada sore hari, truk itu sudah tidak ditemukan di lokasi penahanan. “Sekitar jam 5 sore ini saya cek ke Polres Cilegon dimana tempat truk diamankan, tapi saya kaget kok truknya sudah tidak ada,” ungkap Marhani dengan nada kecewa.
Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat, terutama terkait dengan kemungkinan adanya permainan dalam penanganan kasus hukum.
Marhani menegaskan, “Jangan sampai ada permainan dalam penanganan kasus hukum di Polres Cilegon, terlebih dalam kasus rokok ilegal ini.” Pernyataan ini mencerminkan keprihatinan yang mendalam terhadap potensi korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan di institusi penegak hukum.
Upaya Menghubungi Kapolres Cilegon
Marhani berencana untuk mempertanyakan langsung kepada pihak kepolisian, khususnya kepada Kapolres Cilegon, mengenai hilangnya truk tersebut. Ia menegaskan, “Kita akan pertanyakan langsung hal ini ke Kapolres Cilegon dan jangan sampai ada oknum yang bermain dalam sebuah kasus, terlebih kasus yang sangat merugikan negara dan masyarakat.” Ini menunjukkan sikap proaktif masyarakat dalam mengawasi dan menuntut transparansi dari lembaga penegak hukum.
Kasus ini tidak hanya menyoroti hilangnya barang bukti dalam kasus hukum, tapi juga menimbulkan pertanyaan yang lebih luas tentang kinerja dan akuntabilitas kepolisian di Indonesia.
Jika pihak kepolisian tidak dapat mempertanggungjawabkan tindakan mereka, ini bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi yang seharusnya melindungi dan menegakkan hukum.
Tantangan Memberantas Perdagangan Ilegal
Dalam konteks yang lebih besar, hilangnya truk bermuatan rokok ilegal ini juga mencerminkan tantangan yang dihadapi dalam perang melawan perdagangan barang ilegal di Indonesia.
Penegakan hukum yang lemah akan berdampak negatif tidak hanya pada pendapatan negara, tetapi juga pada kesehatan masyarakat akibat beredarnya barang-barang ilegal yang tidak terkontrol.
Dengan pernyataan tegas dari Marhani dan langkah-langkah yang direncanakan untuk mempertanyakan pihak kepolisian, diharapkan kasus ini bisa menjadi momentum untuk mendorong reformasi dalam penegakan hukum, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di semua lini pemerintahan.
Sumber: penjuru.id (1/3/2026)
