
Kang Nong Cilegon Didorong untuk Promosi Wisata dan Budaya
Kang Nong Cilegon diharapkan untuk lebih aktif dalam melakukan promosi mengenai wisata dan budaya melalui media sosial. Permintaan ini disampaikan oleh Jabatan Fungsional Bidang Pariwisata pada Disporapar Kota Cilegon, Ali Mufti.
Pentingnya Peran Kang Nong
Dalam penjelasannya, Ali Mufti mengungkapkan bahwa Kang Nong merupakan mitra pemerintah yang berperan penting dalam meningkatkan pengenalan wisata dan budaya di Cilegon. “Kang Nong tugasnya membantu mempromosikan wisata dan budaya di Cilegon supaya bisa lebih dikenal orang,” ungkapnya pada Senin, 9 Februari 2026.
Dengan perkembangan era digital, Kang Nong Cilegon diminta untuk memaksimalkan penggunaan media sosial dalam upaya promosi. “Kang Nong juga harus bisa memaksimalkan promosi dari media sosial,” tambahnya.
Destinasi Wisata dan Budaya di Cilegon
Meskipun Cilegon dikenal sebagai kota industri, masih terdapat berbagai destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Ali Mufti menjelaskan bahwa promosi mengenai destinasi seperti pulau, perbukitan, pantai, dan situ perlu ditingkatkan. “Kalau budaya Cilegon itu macam-macam ada pencak silat yang masih eksis,” katanya.
Ketersediaan Anggaran Kang Nong 2026
Saat ini, anggaran untuk kegiatan Kang Nong Cilegon, termasuk audisi pemilihan Kang Nong 2026, tidak tersedia. Pemilihan terakhir dilaksanakan pada tahun 2024, dan masa jabatan Kang Nong hanya berlangsung selama dua tahun.
Seharusnya, pengumuman pendaftaran Kang Nong Cilegon untuk regenerasi di tahun 2026 ini sudah dimulai. Namun, karena adanya efisiensi anggaran, Disporapar Cilegon tidak dapat melaksanakan pemilihan tersebut.
Ali Mufti menyampaikan, “Normalnya dilaksanakan 2 tahun sekali, tapi tahun 2026 ini kita belum bisa melaksanakan pemilihan Kang Nong Cilegon.” Meskipun terdapat kendala dalam hal anggaran, ia tetap berharap agar Kang Nong Cilegon dapat menjalankan tugasnya dengan baik. “Kami berharap Kang Nong Cilegon tetap berdedikasi, bisa menjadi mitra pemerintah untuk tetap berkarya, kontribusi, promosikan budaya dan pariwisata,” harapnya.
Sumber: bantenraya.com (09/02/2026)