Upaya Cilegon Atasi Kecelakaan Berulang di JLS Dengan Pemasangan Speed Bump

📌 Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon memicu perhatian dari kepolisian dan pemerintah setempat untuk mencari solusi.
  • Rapat koordinasi dilakukan untuk membahas langkah-langkah pengendalian kecepatan, seperti pemasangan speed bump di titik berisiko tinggi.
  • Polres Cilegon dan Pemkot berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas demi menciptakan jalur yang lebih aman.

Rentetan kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon telah menjadi perhatian serius bagi banyak pihak, termasuk kepolisian dan Pemerintah Kota Cilegon.

Upaya konkret untuk menekan angka kecelakaan di jalur ini sedang digalakkan melalui rapat koordinasi yang diadakan oleh Polres Cilegon bersama Satuan Lalu Lintas dan instansi terkait lainnya pada hari Jumat, 2 Oktober 2026.

Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Cilegon dan dimulai tepat pukul 08.30 WIB, dihadiri oleh berbagai unsur termasuk Sekretaris Daerah Kota Cilegon dan Dinas Perhubungan.

Dalam pertemuan ini, perhatian utama tertuju pada sejumlah titik di sepanjang JLS, terutama lokasi yang memiliki riwayat kecelakaan lalu lintas yang berulang.

AKP Ridwan, S.T.K., S.I.K., M.H., selaku Kasat Lantas Polres Cilegon, menekankan pentingnya pendekatan yang terintegrasi dalam manajemen dan rekayasa lalu lintas.

Salah satu solusi yang dibahas adalah pembangunan atau pemasangan speed bump di titik-titik tertentu yang dinilai membutuhkan pengendalian kecepatan kendaraan.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendorong pengendara untuk lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan, terutama di area dengan potensi kecelakaan yang tinggi.

Namun, pemasangan speed bump bukan satu-satunya langkah yang akan diambil untuk menangani masalah di JLS.

Pihak kepolisian, Pemkot Cilegon, dan Dinas Perhubungan juga mendiskusikan berbagai alternatif rekayasa lalu lintas yang akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing lokasi.

Selanjutnya, Polres Cilegon dan Pemkot Cilegon melalui Dinas Perhubungan akan melakukan koordinasi dan tindakan lebih lanjut terhadap lokasi-lokasi yang memerlukan penanganan khusus.

Ini termasuk mengkaji kebutuhan fasilitas keselamatan lalu lintas yang diperlukan untuk meningkatkan keamanan di jalur tersebut.

Sementara itu, Satlantas Polres Cilegon berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap efektivitas langkah-langkah rekayasa lalu lintas yang diterapkan di lapangan.

Harapannya, langkah-langkah ini tidak hanya bersifat reaktif terhadap kecelakaan yang sudah terjadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan agar insiden serupa tidak terulang kembali di JLS.

Sinergi antara kepolisian dan Pemkot Cilegon diharapkan mampu menciptakan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan, menjadikan JLS jalur yang lebih aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.




Sumber: rubrikbanten.com (02/10/2026)
Featured Image
Berita

Judul Artikel