Sekda Cilegon Dituntut Eksekusi Janji Politik Sebelum 9 Agustus 2026

📌 Ringkasan Berita:
  • Walikota Cilegon, Robinsar, berharap Sekda baru dapat mengeksekusi semua program janji politik yang telah direncanakan.
  • Ada lima kandidat berkualitas yang bersaing untuk posisi Sekda, dan proses pemilihan diharapkan cepat selesai dalam dua minggu ke depan.
  • Robinsar dan DPRD sepakat pentingnya pengawasan serta penilaian rekam jejak kandidat untuk memastikan kinerja yang baik dalam jabatan Sekda.

Walikota Cilegon, Robinsar, mengharapkan Sekretaris Daerah (Sekda) yang terpilih bisa mengeksekusi semua program janji politik yang telah dibuat.

Target Tinggi untuk Sekda

Melansir pemberitaan dari bantenraya.com pada 10/08/2026, Sekda baru nanti diinginkan Robinsar bisa menyusun perencanaan yang solid untuk mewujudkan semua janji politik.

Robinsar juga menekankan bahwa calon Sekda yang ikut dalam pemilihan harus memahami visi dan misi, serta mampu membaca arah pembangunan dan mengeksekusi program-program yang ada.

“Bisa merencanakan hingga mengeksekusi program janji politis, sehingga bisa terselenggara,” katanya, Minggu 9 Agustus 2026.

Pengawasan dan Partisipasi DPRD

Dia juga menambahkan bahwa dari sisi pendapatan dan pencapaian, Sekda harus bisa merealisasikan target agar belanja dapat dimaksimalkan.

“Terus pendapatan dan capaian terus dilakukan monitor dan juga ada PAD (Pendapatan Asli Daerah) akan signifikan,” ujarnya.

Diketahui, terdapat lima kandidat yang bersaing untuk posisi Sekda, yaitu Penjabat (Pj) Sekda Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Asisten Daerah (Asda) I Dana Sujaksani, Kepala Bapperida Achmad Jubaedi, Kepala Inspektorat Daerah Heri Mardiana, dan Kepala Dinas Dukcapil Hayati Nufus.

Robinsar mengungkapkan bahwa semua kandidat memiliki kualifikasi yang baik.

“Sejauh ini bagus dan namanya yang masuk kategori kemarin bagus. Semuanya mumpuni nanti dilihat dari hasil wawancara,” ucapnya.

Proses Pemilihan yang Cepat

Robinsar juga menanggapi perhatian DPRD Kota Cilegon terkait pemilihan Sekda, yang dianggapnya sebagai hal yang wajar.

“Setuju tugas dewan memberikan masukan dan pandangan dan tentu tidak akan kita batasi. Yah jelas harus begitu,” lanjutnya.

Dalam waktu dua minggu ke depan, dia berharap hasil wawancara sudah bisa dilakukan untuk mempercepat proses pemilihan.

“Sedang proses dan wawancara. Mungkin dalam hitungan minggu sudah terpilih,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Masduki, juga menyampaikan bahwa rekam jejak calon Sekda harus diperhatikan dengan serius.

“Semua orang kandidat itu adalah orang yang pernah ditempatkan di OPD. Paling tidak bukan barang baru tapi barang lama semuanya. Dalam proses silahkan dinilai saat di dinas mana kinerjanya bagaimana,” ungkapnya.

Masduki juga berharap penerapan manajemen talenta bisa menjadi solusi agar tidak ada calon yang dititipkan.

“Kalau kita melihat manajemen talenta itu bagus lah yah, disana satu tidak ada istilah orang titipan tidak ada kecemburuan karena sistem yang menentukan, tinggal hasilnya seperti apa,” ujarnya.

Proses pemilihan Sekda di Cilegon tampaknya berjalan cukup serius, dengan banyak harapan untuk kandidat yang terpilih.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenraya.com (10/08/2026)