
- SAPMA PP Kota Cilegon memberikan apresiasi atas program Rutilahu dan penataan kota yang dilaksanakan Pemkot Cilegon di bawah Walikota Robinsar.
- Ketua SAPMA PP, Atma Sumarna, mengingatkan agar Pemkot tidak terlena dan tetap fokus pada realisasi janji kampanye yang belum terlaksana.
- SAPMA PP berkomitmen untuk mendukung program positif pemerintah dan mengawasi agar pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kota Cilegon memberikan apresiasi terhadap program pembangunan yang digalakkan oleh Pemerintah Kota Cilegon di bawah kepemimpinan Walikota Robinsar.
Apresiasi Terhadap Rutilahu dan Penataan Kota
Melansir pemberitaan dari faktabanten.co.id pada 30/08/2026, apresiasi ini muncul setelah pelaksanaan program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) dan penataan beberapa kawasan yang bertujuan mempercantik wajah Kota Cilegon, mulai dari kawasan PCI hingga Simpang Tiga.
Ketua SAPMA PP Kota Cilegon, Atma Sumarna, menyatakan bahwa program tersebut menunjukkan langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Harapan untuk Realisasi Janji Kampanye
Namun, Atma mengingatkan Pemkot Cilegon agar tidak berpuas diri dengan capaian yang sudah diraih, karena masih ada beberapa program dan janji kampanye yang harus direalisasikan selama masa kepemimpinan Robinsar.
"Namun Pak Wali jangan terlena dengan penghargaan, karena masih banyak program yang belum terlaksana," ujar Atma.
Dia berharap sisa janji kampanye Wali Kota Robinsar bisa direalisasikan secara bertahap dengan target yang jelas.
Peran SAPMA PP dalam Masyarakat
SAPMA PP juga mendorong pemerintah untuk memiliki prioritas dan tahapan pelaksanaan agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan setiap program yang dijanjikan.
"Pada tahun 2026, kami berharap dari 16 program janji kampanye, minimal lima program dapat terlaksana. Kemudian lima program berikutnya pada 2027, hingga seluruh janji kampanye Wali Kota Robinsar bisa dituntaskan," jelas Atma.
Atma menegaskan bahwa SAPMA PP Kota Cilegon tidak berfungsi sebagai kelompok oposisi terhadap pemerintah daerah.
"Kami bukan oposisi. Kami berada di luar pemerintahan dan akan tetap mengawal program Pemerintah Kota Cilegon," tegasnya.
Menurut Atma, pengawasan terhadap pemerintah adalah bagian dari peran masyarakat untuk memastikan kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai dengan kepentingan publik.
SAPMA PP Kota Cilegon akan terus mendukung program yang dinilai positif, serta memberikan kritik jika ada kebijakan atau janji pembangunan yang belum terealisasi.
Dengan demikian, diharapkan pembangunan Kota Cilegon tidak hanya terlihat dari penataan kawasan dan pembangunan fisik, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: faktabanten.co.id (30/08/2026)