
- Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, menekankan peran penting Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang mandiri dan siap menghadapi tantangan masa depan.
- Dalam Peringatan Hari Pramuka ke-65, Fajar mengajak anggota Pramuka untuk mendukung swasembada pangan melalui pendidikan kepramukaan yang produktif dan cinta lingkungan.
- Fajar juga mengingatkan pentingnya etika, karakter, dan pendidikan moral bagi generasi muda untuk menjauhi masalah sosial dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, menekankan pentingnya Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang mandiri dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Hal itu disampaikan Fajar saat bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Alun-Alun Kota Cilegon pada 24 Agustus 2026.
Pentingnya Swasembada Pangan
Fajar menjelaskan bahwa tema Hari Pramuka ke-65, “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, sejalan dengan komitmen Gerakan Pramuka untuk mendukung cita-cita pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
Menurutnya, swasembada pangan itu bukan hanya soal bercocok tanam, tapi juga memerlukan kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan serta kecintaan pada sektor pertanian dan perkebunan.
“Melalui pendidikan Kepramukaan ini, kita berupaya menumbuhkan budaya yang produktif, rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda,” ujar Fajar.
Fajar Minta Kedepankan Etika dan Karakter
Fajar juga mengingatkan agar anggota Pramuka selalu menjaga adab, etika, dan karakter dalam kehidupan sehari-hari.
“Adik-adik ingin sukses semuanya kelak? Pesan dari saya simpel, jaga adab, etika, dan jadilah seseorang yang memiliki karakter terbaik. Dimulai dari hal yang kecil, dimulai dari hal yang simpel sekali,” katanya.
Pendidikan Karakter Mempersiapkan Masa Depan
Ia menekankan bahwa anggota Pramuka harus siap untuk masa depan dan ikut berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Fajar menyadari bahwa generasi muda saat ini dihadapkan pada perubahan cepat, seperti perkembangan teknologi dan perubahan iklim.
Karena itu, ia meminta anggota Pramuka untuk menyikapi perkembangan teknologi dengan rasa syukur dan semangat belajar.
Ia juga mengingatkan agar generasi muda menjauhi masalah sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba, dan menekankan pentingnya pendidikan karakter.
“Ketika kelak kalian menjadi seorang pemimpin, tolong terapkanlah dan berikanlah contoh yang baik kepada tim kalian. Apa yang baik dari Kakak, tolong ditiru. Apa yang tidak baik dari kami generasi di hadapan kalian, tolong jangan ditiru,” pesannya.
Apresiasi kepada Anggota Pramuka
Fajar mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Pramuka, para pembina, guru, orang tua, dan pihak-pihak yang mendukung Gerakan Pramuka di Cilegon.
Ia mendorong agar nilai-nilai kepramukaan dan Dasa Darma tidak hanya dihafalkan, tetapi diterapkan dalam keseharian.
“Di mana pun kalian berada, apa pun yang terjadi, taruh rasa Pramuka itu, rasa Dasa Darma itu dalam diri kalian sendiri. Jangan pernah luput. Tugas kita adalah mewariskan yang baik, tugas kita adalah meneruskan agar mereka semua menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 diharapkan dapat memperkuat semangat kemandirian dan karakter generasi muda untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Dengan semangat “Satu Pramuka untuk Indonesia”, Fajar mengajak semua anggota Gerakan Pramuka untuk terus berkontribusi bagi daerah dan negara.
“Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia, Dirgahayu Gerakan Pramuka,” tutupnya.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: rubrikbanten.com (25/08/2026)