
- Polres Cilegon siapkan apel gelar pasukan untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.
- Posko terpadu dibangun di TPA Bagendung untuk koordinasi penanganan kebakaran, melibatkan Polri, TNI, BPBD, dan OPD terkait.
- Walikota Cilegon mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran, mengingat kondisi lahan yang sangat kering.
Polres Cilegon lagi siap-siap nih buat menghadapi kemungkinan kebakaran hutan dan lahan, terutama di musim kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino.
Kesiapsiagaan Polres Cilegon
Menyimak pemberitaan dari faktabanten.co.id pada 04/08/2026, kesiapsiagaan ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung sama Kapolres Cilegon, AKBP M. Probandono Bobby Danuardi, di halaman Mapolres Cilegon.
Kapolres menjelaskan bahwa selama beberapa bulan terakhir, hampir semua wilayah, termasuk Cilegon, mengalami kemarau yang cukup ekstrem sehingga lahan-lahan mulai mengering dan berpotensi terjadi kebakaran.
Dia bilang, "Selama beberapa bulan terakhir hampir tidak turun hujan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran karena dampaknya bisa sangat luas,"
Untuk antisipasi, Polres Cilegon juga membangun posko terpadu di TPA Bagendung yang melibatkan berbagai unsur seperti Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar penanganan bisa lebih cepat jika terjadi darurat.
Sejarah Kebakaran di TPA Bagendung
Bobby menambahkan bahwa posko terpadu ini penting banget karena TPA Bagendung pernah mengalami kebakaran di tahun 2019 dan 2024.
Dengan adanya koordinasi antara semua instansi, mereka berharap proses mitigasi dan penanganan kebakaran bisa dilakukan dengan lebih efisien.
Dia menegaskan, "Kalau terjadi keadaan darurat, seluruh unsur bisa langsung berkoordinasi sehingga penanganannya tidak berjalan sendiri-sendiri,"
Dia juga mengingatkan bahwa TPA Bagendung perlu perhatian khusus karena ada potensi gas metana yang bisa memicu api bila tidak diantisipasi dengan baik.
Peran Masyarakat dan Pemkot Cilegon
Selain personel polisi, armada pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Cilegon dan PT Krakatau Steel Group juga sudah disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran.
Sementara itu, Walikota Cilegon Robinsar mengajak semua pihak, dari lurah sampai RW, untuk aktif mengingatkan warga supaya lebih waspada selama musim kemarau.
Dia mengatakan, "Saya mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan. Kondisi rumput dan semak sudah sangat kering sehingga mudah terbakar. Beberapa kejadian kebakaran juga sudah mulai terjadi dan harus menjadi perhatian bersama,"
Robinsar berharap kepatuhan masyarakat terhadap imbauan ini dapat mengurangi risiko kebakaran dan melindungi keselamatan warga serta lingkungan selama musim kemarau.
Ini jadi pengingat penting buat kita semua untuk lebih berhati-hati ya, supaya kejadian kebakaran bisa diminimalkan.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: faktabanten.co.id (04/08/2026)