PDM Cilegon Tunjuk Tiga Kandidat Sekda, Kompetensi dan Integritas Jadi Kunci

📌 Ringkasan Berita:
  • Tiga kandidat calon Sekda Kota Cilegon memiliki peluang yang sama, meskipun Ahmad Aziz Setia Ade Putra berada di urutan teratas dalam seleksi.
  • Penilaian terhadap kandidat tidak hanya berdasarkan peringkat, tetapi lebih pada kompetensi, integritas, dan profesionalisme yang dibutuhkan untuk mengelola birokrasi.
  • Sekda terpilih akan memainkan peran penting dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintahan ke dalam program kerja konkret serta mengatasi berbagai isu masyarakat Cilegon.

Persaingan tiga kandidat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon lagi seru-serunya, dan semua orang berharap untuk yang terbaik.

Kandidat dengan Peluang yang Sama

Mengutip pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 21/08/2026, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cilegon mengungkap jika ketiga kandidat punya peluang yang sama buat menduduki posisi strategis itu.

Sekretaris PDM Kota Cilegon, Muhammad Tahyar, menyebut bahwa ketiga nama yang terpilih dalam proses seleksi ini memiliki rekam jejak dan kompetensi yang layak diperhitungkan.

Dia juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil seleksi sementara, Ahmad Aziz Setia Ade Putra berada di urutan teratas, diikuti oleh Dana Sujaksani dan Hayati Nufus.

Tahyar bilang, "Ketiganya mempunyai peluang yang sama. Meskipun kita mengetahui tertinggi ada Pak Azis, kemudian Pak Dana dan Ibu Nufus, saya kira ini merupakan kompilasi dari hasil proses seleksi yang sudah cukup berimbang."

Dia menambahkan, posisi peringkat dalam hasil seleksi itu bukan jaminan bahwa kandidat dengan nilai tertinggi akan langsung terpilih.

Masih ada ruang bagi kandidat lain untuk mengejar hingga tahap akhir, jadi semua masih mungkin berubah.

Kompetensi dan Integritas sebagai Pertimbangan Utama

Tahyar menegaskan bahwa dalam menentukan siapa yang jadi Sekda, tidak seharusnya didasarkan pada jenis kelamin atau posisi sementara dalam hasil seleksi.

Menurutnya, faktor utama yang mesti diperhatikan adalah kompetensi, integritas, rekam jejak, dan profesionalisme kandidat.

Dia menyebut, "Bukan persoalan laki-laki atau perempuan, tetapi lebih kepada kompetensi, integritas, track record, kemudian profesionalisme. Itu menjadi sangat penting sebagai bekal seorang Sekretaris Daerah."

Peran Sekda sendiri sangat penting, sebab dia harus bisa mengelola birokrasi dan memastikan semua roda pemerintahan berjalan dengan baik.

Menariknya, jumlah aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Cilegon mencapai ribuan orang, jadi tanggung jawab Sekda sangat besar.

Tahyar menggarisbawahi bahwa seorang Sekda harus punya kemampuan kepemimpinan dan manajemen yang kuat.

Dia menambahkan, "Seorang Sekda harus memimpin bawahan-bawahan ASN yang jumlahnya sekitar 4.000 sampai 5.000 orang. Ini harus ada model kepemimpinan dan manajemen kepemimpinan yang benar-benar kuat."

Peran Sekda dalam Menerjemahkan Visi dan Misi

Selain tugas dalam mengelola birokrasi, Sekda juga punya peran penting dalam membantu kepala daerah menerjemahkan visi dan misi pemerintahan ke program kerja yang konkret.

Tahyar mencatat berbagai masalah yang jadi perhatian masyarakat Cilegon, seperti tunjangan RT/RW, kesejahteraan guru, kualitas jalan dan gedung, serta isu sampah dan lingkungan.

Semua itu memerlukan koordinasi birokrasi yang kuat untuk mencari solusi.

Dia juga menyoroti pentingnya pemetaan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja, yang harus jadi perhatian pemerintah daerah.

Tahyar menyebut, "Ini menjadi PR berat kolaborasi antara Sekda terpilih nanti dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota."

Dia percaya bahwa proses seleksi Sekda bukan hanya memilih pejabat dengan nilai terbaik, tapi mencari sosok yang bisa menguatkan pemerintahan.

Sekda harus bisa mengintegrasikan profesionalisme birokrasi, pengelolaan anggaran, pengalaman pemerintahan, dan kemampuan koordinasi lintas sektor.

Tahyar menekankan, "Inti daripada proses rekrutmen ini adalah bagaimana seorang Sekda bisa memberikan penguatan-penguatan dan pelayanan melalui profesionalisme, anggaran, serta pengalaman di birokrasi untuk memudahkan kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota."

Jadi, proses calon Sekda ini memang menarik untuk kita ikuti, dan kita semua berharap yang terbaik untuk Kota Cilegon.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (21/08/2026)