Panglong di Ciwaduk Terbakar, Damkar Cilegon Kerahkan 4 Unit Pemadam

📌 Ringkasan Berita:
  • Sebuah bangunan panglong di Cilegon terbakar habis pada dini hari, dengan laporan masuk ke DPKP sekitar pukul 05.14 WIB.
  • Tim pemadam kebakaran merespons dengan cepat, berhasil mengendalikan api dalam waktu lima menit dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain.
  • Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik, namun tidak ada korban jiwa, meskipun bangunan dan peralatan mengalami kerusakan berat.

Sebuah bangunan panglong di Jalan Piranha, Kavling Blok E, Ciwaduk, Cilegon, terbakar habis pada dini hari Rabu (12/8/2026).

Kebakaran Terjadi Pagi Hari

Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.00 WIB.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon menerima laporan sekitar pukul 05.14 WIB dan segera mengirimkan tim ke lokasi kejadian.

Respons Cepat Tim Pemadam Kebakaran

Kepala DPKP Kota Cilegon, Drs. Agus Ubaidillah, MM, mengatakan respons cepat petugas menjadi faktor penting dalam mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi. Alhamdulillah respon time sekitar lima menit dari Mako Damkar sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lainnya,” ujar Agus.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Bangunan yang terbakar merupakan milik H. Uci yang dikontrakkan kepada Noval.

Berdasarkan hasil pendataan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari hubungan arus pendek listrik. Namun untuk memastikan penyebab pastinya tetap menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Proses Pemadaman yang Intensif

Dalam operasi pemadaman, DPKP Kota Cilegon mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran, dengan kapasitas bervariasi dari 3.000 liter hingga 5.000 liter.

Sebanyak 22 personel diterjunkan dalam upaya pemadaman yang berlangsung hingga pukul 06.31 WIB.

Petugas juga menggunakan sekitar 17.000 liter air dari hydrant untuk menjinakkan kobaran api.

Tidak Ada Korban Jiwa

Agus mengungkapkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun bangunan panglong dan peralatan di dalamnya mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.

“Syukur Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha agar kejadian serupa dapat dicegah,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Petugas juga memastikan bahwa kondisi di lokasi sudah aman dan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (12/08/2026)