Rumah dan Ruko Kue di Cilegon Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

📌 Ringkasan Berita:
  • Kebakaran di Jombang, Cilegon pada 23 Agustus 2026 menghanguskan sebuah rumah dan ruko kue basah, diduga akibat korsleting listrik.
  • Api terlihat sekitar pukul 18.50 WIB dan berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dalam waktu satu jam dengan melibatkan 17 personel dan empat unit kendaraan pemadam.
  • Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun pihak berwenang masih menghitung kerugian dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat masalah instalasi listrik.

Kebakaran terjadi di Jombang, Cilegon, yang menghanguskan sebuah rumah dan ruko kue basah pada malam hari, tepatnya tanggal 23 Agustus 2026.

Penyebab Kebakaran yang Diduga Korsleting

Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang terjadi di ruko tersebut.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 18.50 WIB dan berhasil dipadamkan oleh petugas sekitar pukul 20.00 WIB.

Proses Penanganan Kebakaran

Melansir pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 24/08/2026, laporan dari Satgas Operasi Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon menyatakan bahwa mereka menerima laporan sekitar pukul 18.54 WIB.

Petugas pemadam kebakaran kemudian bergegas menuju lokasi dengan waktu respons sekitar tiga menit dari Mako Damkar Cilegon.

Empat unit kendaraan pompa pemadam dikerahkan, termasuk dua unit dari Mako Cilegon dengan kapasitas 3.000 liter dan 5.000 liter.

Satu unit dari Pos Citangkil berkapasitas 3.000 liter dan satu unit dari Pos Purwakarta juga berpartisipasi dalam pemadaman.

Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan sekitar 14.000 liter air hydrant yang tersedia di depan Polres Cilegon.

Sebanyak 17 personel terlibat dalam operasi ini, terdiri dari Mako Cilegon, Pos Citangkil, Pos Purwakarta, serta dukungan dari Polsek Cilegon, BPBD Kota Cilegon, relawan pemadam kebakaran, relawan ojek online, dan warga sekitar.

Kerugian dan Tanggapan dari Pihak Berwenang

Meski kebakaran menghanguskan satu rumah dan satu ruko, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.

Hingga laporan dibuat, pihak berwenang masih dalam proses menghitung nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon, Drs. Agus Ubaidillah, MM, mengungkapkan bahwa penanganan kebakaran dilakukan dengan cepat melibatkan banyak pihak.

Pihak Damkar juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh masalah instalasi listrik.

Pastikan kabel, sambungan, dan perangkat listrik di rumah maupun tempat usaha dalam kondisi aman untuk mencegah kejadian serupa.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (24/08/2026)