Jembatan Kubangsari Cilegon Roboh Akibat Banjir Hanya Dua Tahun Dibangun

📌 Ringkasan Berita:
  • Jembatan di Jalan Kubang Sari, Cilegon, roboh setelah hujan deras menyebabkan banjir bandang.
  • Jembatan yang baru berdiri dua tahun ini diduga memiliki masalah struktural, terutama pada saluran Tembok Penahan Tanah (TPT) yang tidak sejajar.
  • Warga berharap Pemerintah Kota Cilegon segera melakukan evaluasi dan perbaikan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Jembatan yang terletak di Jalan Kubang Sari, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, baru-baru ini roboh akibat banjir yang cukup deras.

Pembangunan Jembatan yang Masih Baru

Melansir pemberitaan dari faktabanten.co.id pada 14/08/2026, jembatan ini hanya berdiri sekitar dua tahun setelah dibangun oleh Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada tahun 2024.

Masalah pada Struktur Jembatan

Berdasarkan pengamatan di lokasi, terlihat bahwa saluran Tembok Penahan Tanah (TPT) tidak sejajar dengan jembatan yang lama.

Diduga ketidaksesuaian ini menjadi salah satu alasan utama jembatan tersebut roboh saat debit air meningkat.

Keterangan dari Warga Setempat

Salah satu warga, Arif, mengatakan bahwa jembatan ambruk setelah hujan deras mengguyur wilayah Ciwandan, yang menyebabkan banjir bandang.

“Hujannya lebat sekali sampai kemarin banjir, kemudian roboh diterjang air,” ungkap Arif kepada Fakta Banten.

Arif juga menambahkan bahwa pembangunan TPT di sekitar jembatan tersebut juga terbilang baru, sekitar dua tahun lalu.

Namun, ia menganggap bahwa perencanaan konstruksi TPT bermasalah karena tidak presisi.

“Jelas salah, Mas. Masa TPT-nya tidak sejajar dengan bangunan lama? Akhirnya aluran air menabrak dinding karena jalurnya terhalang dan tidak sejajar,” tegasnya.

Melihat kondisi ini, warga setempat berharap Pemerintah Kota Cilegon segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap konstruksi jembatan dan TPT.

Pemeriksaan teknis dianggap penting untuk menentukan penyebab pasti kerusakan dan memastikan bahwa rekonstruksi di masa depan lebih kuat dan tahan terhadap peningkatan debit air saat musim hujan.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: faktabanten.co.id (14/08/2026)