
- Wali Kota Cilegon, Robinsar, meresmikan pabrik PT Dongsuh Chemical, yang menjadi fasilitas produksi anode binder pertama di Indonesia.
- Peresmian ini diharapkan dapat memperkuat hilirisasi industri dan membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal Cilegon.
- Duta Besar Korea untuk Indonesia, Yoon Sung Gu, menekankan pentingnya keselamatan dan lingkungan dalam pengembangan industri serta hubungan ekonomi yang semakin erat antara Korea Selatan dan Indonesia.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, baru saja meresmikan pabrik PT Dongsuh Chemical di kawasan PT Krakatau Posco pada 19 Agustus 2026, yang jadi fasilitas produksi anode binder pertama untuk industri peleburan aluminium di Indonesia.
Peresmian yang Berarti
Melansir pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 22/08/2026, peresmian ini jadi langkah penting untuk memperkuat hilirisasi industri di tanah air.
Robinsar mengungkapkan rasa syukur dan dukungannya terhadap investasi ini, serta menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam mendukung perkembangan industri.
“Atas nama Pemerintah Kota Cilegon dan juga secara pribadi, kami mengucapkan selamat atas peresmian PT Dongsuh Chemical Cilegon yang berdiri di Kota Cilegon. Kami akan support, mendukung, dan mendoakan agar PT Dongsuh Chemical Cilegon semakin maju dan memberikan manfaat untuk masyarakat Kota Cilegon,” ujar Robinsar.
Fokus pada Tenaga Kerja Lokal
Robinsar berharap kehadiran Dongsuh Chemical dapat memberikan dampak positif untuk ekonomi daerah dan membuka peluang bagi pengusaha lokal.
“Kami berharap tolong libatkan pengusaha lokal kami dan ketika ada kebutuhan employment ataupun penyerapan tenaga kerja, tolong diprioritaskan warga Kota Cilegon. Insyaallah kami tidak kalah bersaing,” tegasnya.
Hubungan Ekonomi yang Erat
Sementara itu, Duta Besar Korea untuk Indonesia, Yoon Sung Gu, melihat fasilitas ini sebagai simbol hubungan ekonomi yang semakin erat antara Korea Selatan dan Indonesia.
Yoon menjelaskan bahwa investasi Korea di Indonesia kini meluas ke sektor material maju, bukan hanya di sektor tradisional.
“Pabrik ini memiliki makna yang sangat penting karena menunjukkan bahwa investasi Korea di Indonesia yang sebelumnya berkembang di sektor kehutanan, industri ringan, listrik dan elektronik, serta infrastruktur, kini semakin meluas ke sektor material maju,” ungkap Yoon.
Dia juga berharap Cilegon bisa berkembang seperti kawasan industri Yeosu dan Gwangyang di Korea Selatan.
Pentingnya Keselamatan dan Lingkungan
Yoon mengingatkan agar keselamatan dan aspek lingkungan tetap jadi prioritas dalam pengembangan industri.
“Saya juga berharap Dongsuh Chemical senantiasa mengutamakan keselamatan dan lingkungan serta terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat setempat di Indonesia,” ujarnya.
Dirjen Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian RI, Taufiek Bawazier, juga mengapresiasi pembangunan fasilitas ini sebagai bagian dari hilirisasi batu bara.
Menurutnya, fasilitas ini akan memberikan nilai tambah bagi Cilegon dan Provinsi Banten, serta penting untuk penyerapan tenaga kerja.
“Dengan adanya kemampuan chemical yang dibangun di dalam negeri, khususnya di Cilegon, akan memberikan nilai tambah buat wilayah Cilegon dan Provinsi Banten. Ini menjadi sangat penting untuk penyerapan tenaga kerja dan juga untuk mengisi kebutuhan industri nasional,” kata Taufiek.
Jadi, peresmian PT Dongsuh Chemical ini bukan hanya tentang investasi, tapi juga tentang peluang untuk pengembangan tenaga kerja lokal dan industri nasional.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: rubrikbanten.com (22/08/2026)