Disdukcapil Cilegon Aktifkan 400 IKD ASN untuk Lingkungan yang Lebih Baik

📌 Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Cilegon mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk ASN dan pegawai di lingkungan pemerintah daerah.
  • Aktivasi IKD berjalan lancar dan akan dilanjutkan ke OPD lain, dimulai dengan Dinas Lingkungan Hidup yang memiliki sekitar 400 pegawai.
  • Disdukcapil Cilegon menargetkan perluasan aktivasi IKD hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan pada September 2026 untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Pemerintah Kota Cilegon lagi-lagi mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) buat para ASN dan pegawai di lingkungan pemerintah daerah.

Aktivasi IKD untuk ASN

Kepala Disdukcapil Kota Cilegon, Hayati Nufus, menyatakan bahwa proses aktivasi IKD berjalan lancar.

“Alhamdulillah IKD lancar. Hari ini OPD dan bagian di lingkungan Setda,” kata Hayati Nufus.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar sosialisasi, tapi juga pelaksanaan aktivasi IKD untuk para pegawai.

Beberapa perangkat daerah yang ada di Gedung Graha Edhi, seperti Diskominfo dan Inspektorat, jadi bagian dari sasaran aktivasi.

Jadwal Aktivasi untuk Selanjutnya

Hayati juga menjelaskan bahwa setelah selesai di lingkungan Setda, aktivasi akan dilanjutkan ke OPD yang ada di luar Setda.

Bahkan, beberapa OPD sudah mengajukan jadwal aktivasi kepada Disdukcapil, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bakal jadi sasaran berikutnya dengan sekitar 400 pegawai.

“Rabu selesai, kemudian dilanjut ke OPD di luar Setda. Sudah ada pesanan dari beberapa OPD. Besok aktivasi IKD di DLH sebanyak 400 pegawai,” ujarnya.

Pelaksanaan aktivasi ini dilakukan sesuai dengan kesiapan masing-masing OPD agar tidak mengganggu agenda kedinasan pegawai.

“Setiap OPD memberikan jadwal ke Dukcapil sesuai kesiapan OPD tersebut. Karena kalau tidak disiapkan, khawatir para pegawai ada kegiatan lain,” jelasnya.

Target Perluasan Aktivasi IKD

Disdukcapil Cilegon punya target untuk memperluas aktivasi IKD tidak hanya di lingkungan pemerintahan.

Memasuki September 2026, mereka berencana untuk melanjutkan program ini ke tingkat kecamatan dan kelurahan, bahkan sampai ke RT/RW, kader, dan masyarakat secara lebih luas.

Hayati berharap proses aktivasi IKD bisa berjalan terus secara bertahap sehingga makin banyak masyarakat Cilegon yang memiliki dan memanfaatkan identitas kependudukan dalam bentuk digital.

“Insya Allah,” pungkasnya.

So, gimana pendapat kamu tentang program ini? Yuk, share di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (24/08/2026)