
- Wali Kota Cilegon, Robinsar, meresmikan pabrik PT Dongsuh Chemical yang menjadi fasilitas pertama untuk industri aluminium di Cilegon.
- Pabrik ini diharapkan mendukung hilirisasi industri, meningkatkan nilai tambah komoditas, serta mengurangi ketergantungan pada produk impor.
- Duta Besar Korea Selatan menilai pabrik ini sebagai simbol hubungan ekonomi antara Indonesia dan Korea, dengan harapan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, hadir di acara peresmian pabrik PT Dongsuh Chemical yang berlangsung pada 19 Agustus 2026.
Pabrik Pertama untuk Industri Aluminium
Melansir pemberitaan dari bantenesia.co pada 20/08/2026, acara tersebut diadakan di PT Krakatau Posco, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.
Peresmian ini menandai hadirnya fasilitas produksi bahan baku untuk industri peleburan aluminium serta menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat hilirisasi industri di Indonesia.
Dukungan untuk Investasi
Robinsar mengungkapkan apresiasi atas kehadiran PT Dongsuh Chemical Cilegon dan menegaskan dukungan dari Pemerintah Kota Cilegon untuk investasi yang berkembang di daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Cilegon dan juga secara pribadi, kami mengucapkan selamat atas peresmian PT Dongsuh Chemical Cilegon yang berdiri di Kota Cilegon. Kami akan support, mendukung, dan mendoakan agar PT Dongsuh Chemical Cilegon semakin maju dan memberikan manfaat untuk masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya.
Pentingnya Hilirisasi
Dia juga menyebut bahwa kehadiran pabrik ini sejalan dengan agenda hilirisasi pemerintah yang dapat meningkatkan nilai tambah komoditas dan mengurangi ketergantungan pada produk impor.
“Tadi seperti Bapak Dirjen sampaikan bahwa PT Dongsuh Chemical Cilegon ini juga dalam rangka hilirisasi yang menjadi Asta Cita Bapak Presiden Prabowo. Tentunya ini sangat baik karena sumber daya alam kita sangat banyak dan melimpah, tetapi hari ini belum maksimal. Dengan adanya PT Dongsuh ini juga bisa meningkatkan nilai komoditas agar tidak melulu impor dan menambah nilai ekonomis yang akhirnya mendukung kemajuan Indonesia ke depan,” katanya.
Pentingnya Keterlibatan Lokal
Robinsar juga berharap industri baru ini memberi ruang bagi pengusaha dan tenaga kerja lokal.
“Kami berharap tolong libatkan pengusaha lokal kami dan ketika ada kebutuhan employment ataupun penyerapan tenaga kerja, tolong diprioritaskan warga Kota Cilegon. Insyaallah kami tidak kalah bersaing,” tegasnya.
Simbol Kerja Sama Ekonomi
Sementara itu, Duta Besar Republik Korea untuk RI, Yoon Sung Gu, menilai kehadiran fasilitas produksi ini sebagai simbol dinamika perekonomian Indonesia dan hubungan ekonomi antara Korea Selatan dan Indonesia.
“Pabrik ini memiliki makna yang sangat penting karena menunjukkan bahwa investasi Korea di Indonesia yang sebelumnya berkembang di sektor kehutanan, industri ringan, listrik dan elektronik, serta infrastruktur, kini semakin meluas ke sektor material maju,” ungkapnya.
Harapan untuk Masa Depan
Yoon berharap Cilegon bisa berkembang seperti kawasan industri Yeosu dan Gwangyang di Korea Selatan, menjadi basis penting industri Indonesia dan model kerja sama kedua negara.
“Saya juga berharap Dongsuh Chemical senantiasa mengutamakan keselamatan dan lingkungan serta terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat setempat di Indonesia,” ujarnya.
Nilai Tambah bagi Wilayah
Dirjen Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kemenperin RI, Taufiek Bawazier, juga menyampaikan apresiasi atas tambahan investasi dari fasilitas produksi PT Dongsuh Chemical Cilegon.
Ia menjelaskan bahwa fasilitas ini adalah bagian dari hilirisasi batu bara yang mengolah coal tar menjadi coal tar pitch, yang banyak digunakan dalam industri peleburan aluminium.
“Dengan adanya kemampuan chemical yang dibangun di dalam negeri, khususnya di Cilegon, akan memberikan nilai tambah buat wilayah Cilegon dan Provinsi Banten. Ini menjadi sangat penting untuk penyerapan tenaga kerja dan juga untuk mengisi kebutuhan industri nasional,” katanya.
Secara keseluruhan, kehadiran PT Dongsuh Chemical Cilegon diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan industri lokal.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenesia.co (20/08/2026)