
- Pemkot Cilegon baru saja menerima 14 unit mobil Mitsubishi L300 untuk pengangkutan sampah dari Kementerian Pekerjaan Umum.
- Pengadaan kendaraan ini dilakukan dalam dua tahap dengan total anggaran mencapai Rp8,568 miliar dan sudah diparkir di TPSA Bagendung.
- Kepala TPSA berharap kendaraan ini dapat meningkatkan pengelolaan sampah di Cilegon dan serah terima dijadwalkan pada September 2026.
Pemerintah Kota Cilegon baru saja dapet bantuan kendaraan pengangkut sampah dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Bantuan Kendaraan dari Kementerian PU
Kendaraan ini direncanakan untuk membantu pengangkutan sampah dari hulu.
Mobil-mobil ini, yang diberikan oleh Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Banten, sudah ada di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung Cilegon.
Beberapa pegawai BPBPK Banten juga sudah memeriksa kondisi mobil sebelum diserah terimakan ke Pemkot Cilegon pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Anggaran Pengadaan Kendaraan
Berdasarkan informasi yang didapat, pengadaan kendaraan ini dilakukan melalui dua tahap anggaran oleh BPBPK Banten di bawah Kementerian PU.
Di tahap pertama, mobil pick up disediakan dengan anggaran sebesar Rp4,284 miliar, dan tahap kedua juga menghabiskan anggaran yang sama.
Kendaraan yang diterima oleh Pemkot Cilegon adalah Mitsubishi L300 dengan spesifikasi bak besi yang dibuat di Bekasi.
Total ada 14 unit mobil Mitsubishi L300 yang sudah terparkir di TPSA Bagendung.
Proses Serah Terima dan Harapan Pemkot
Beberapa pegawai dari Satuan Cipta Karya BPBPK Banten memilih untuk tidak memberikan komentar saat ingin diwawancara.
Kepala TPSA Bagendung, Bagus Ardanto, menjelaskan bahwa dia hadir untuk memantau uji kelayakan kendaraan dan mewakili Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon.
“Ini dari Kementerian PU, informasinya akan dibagikan ke kelurahan dan kecamatan, teknis itu dari Bidang Persampahan DLH Cilegon, saya hanya mewakili saja di sini,” kata pria yang biasa disapa Dadank.
Dadank juga menambahkan bahwa pengadaan kendaraan ini memakai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
“Mobil ini ada penampung air lindi, jadi air lindi akan dibuang langsung ke bak penampungan,” tuturnya.
Dia berharap kendaraan yang diterima dalam kondisi baik dan sesuai spesifikasi, dengan serah terima dijadwalkan pada September 2026.
“Mobil pick up 14 unit, dan ada truk 3 unit dan cator sekitar 52 unit,” paparnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pengelolaan sampah di Cilegon bisa lebih baik.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenraya.com (20/08/2026)