BPRSCM Cilegon Tumbuh Positif, Wali Kota Dorong Optimalisasi Potensi Daerah

📌 Ringkasan Berita:
  • BPRSCM mencatat pertumbuhan positif dengan peningkatan aset dari Rp125,6 miliar menjadi Rp161,5 miliar dan DPK dari Rp80,9 miliar menjadi Rp121,2 miliar.
  • Wali Kota Cilegon, Robinsar, memberikan apresiasi dan menekankan pentingnya momentum ini untuk terus diperkuat serta dukungan penuh dari pemerintah kota untuk pengembangan BPRSCM.
  • Direktur Utama BPRSCM, Muhammad Yoka, menyatakan bahwa laba bersih meningkat dari Rp681 juta menjadi Rp1,2 miliar, dengan harapan pertumbuhan ini dapat mendukung perekonomian masyarakat, khususnya UMKM.

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRSCM) baru-baru ini menunjukkan kinerja yang positif dan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan.

Kinerja BPRSCM yang Meningkat

Menyimak pemberitaan dari bantenesia.co pada 11/08/2026, terlihat bahwa indikator utama BPRSCM, seperti aset, pembiayaan, Dana Pihak Ketiga (DPK), dan laba bersih, mengalami perkembangan yang baik.

Apresiasi dari Wali Kota Cilegon

Wali Kota Cilegon, Robinsar, memberikan apresiasi terhadap pencapaian tersebut dan menekankan pentingnya momentum ini untuk terus diperkuat.

Robinsar menyatakan, "Saya mengapresiasi kinerja yang sudah ditorehkan oleh manajemen dan jajaran direksi BPR RCM. Momentum pencapaian ini harus terus kita kuatkan dan tingkatkan."

Dukungan Penuh dari Pemerintah Kota

Robinsar juga menggarisbawahi komitmen Pemerintah Kota Cilegon untuk mendukung pengembangan BPRSCM dengan mengoptimalkan potensi daerah.

Dia menambahkan, "Pemerintah Kota Cilegon akan terus mensupport 100 persen dan mengoptimalkan segala potensi yang kita miliki untuk mendongkrak kemajuan BPR."

Harapan untuk Kinerja BPRSCM

Ia berharap bahwa penguatan kinerja BPRSCM dapat terus mendorong peningkatan aset dan laba perusahaan.

Robinsar menjelaskan, "Harapannya laba dan aset semakin meningkat. Setelah BPR ini sehat seutuhnya, hasilnya juga akan kembali kepada pemerintah dalam bentuk dividen."

Indikator Pertumbuhan BPRSCM

Direktur Utama BPRSCM, Muhammad Yoka Desthuraka, menyampaikan bahwa pertumbuhan kinerja BPRSCM terlihat jelas dari beberapa indikator utama.

Dari sisi aset, BPRSCM mengalami peningkatan dari Rp125,6 miliar menjadi Rp161,5 miliar.

Yoka menjelaskan, "Kalau melihat dari beberapa indikator, memang ada growth. Salah satunya aset dari Rp125,6 miliar menjadi Rp161,5 miliar."

Peningkatan DPK dan Laba Bersih

Dana Pihak Ketiga (DPK) BPRSCM juga menunjukkan pertumbuhan, meningkat dari Rp80,9 miliar menjadi Rp121,2 miliar.

Profitabilitas BPRSCM juga mengalami peningkatan, dengan laba margin bersih naik dari sekitar Rp681 juta menjadi Rp1,2 miliar.

Yoka menambahkan, "Ini menjadi salah satu tolak ukur pertumbuhan BPRSCM, baik dari sisi aset, pembiayaan, penghimpunan dana masyarakat maupun laba bersih."

Proses Verifikasi Data

Meski begitu, Yoka menegaskan bahwa data tersebut masih dalam proses pencocokan dan verifikasi internal.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa data yang disampaikan kepada publik akurat dan sesuai dengan laporan keuangan BPRSCM.

Dampak bagi Masyarakat

Pemerintah Kota Cilegon berharap pertumbuhan BPRSCM ini dapat berlanjut dan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Sebagai lembaga keuangan milik daerah, BPRSCM diharapkan dapat memperkuat perannya dalam memberikan akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kesimpulannya, perkembangan positif BPRSCM menunjukkan potensi yang bisa dimaksimalkan untuk kemajuan ekonomi daerah.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenesia.co (11/08/2026)