
- AMPI Cilegon mendukung Ketua DPD II Golkar untuk menertibkan kader yang tidak loyal menjelang pemilu.
- Pembersihan kader pembelot diharapkan dapat meningkatkan semangat dan keterlibatan masyarakat dalam partai.
- Golkar juga fokus pada revitalisasi struktur dengan memastikan keterwakilan perempuan dan menarik minat generasi muda melalui kegiatan yang relevan.
Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Cilegon mendukung rencana Ketua DPD II Partai Golkar, Amel alias Ratu Amalia Hayani, untuk menertibkan kader pembelot dalam partai.
Dukungan AMPI untuk Golkar
Menyimak pemberitaan dari bantenraya.com pada 18/08/2026, AMPI berharap ini bisa membawa semangat baru untuk memenangkan Golkar di pemilu.
Sekretaris AMPI Kota Cilegon, Adam Prastomo, setuju dengan arahan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Banten untuk membersihkan kader yang tidak loyal.
“Kalau rencana (pembersihan kader pembelot-red) memang dapat arahan dari Pak Andika (Ketua Golkar Banten-red). Jadi kita mengikuti arahan saja yang pasti dengan bersih-bersih bisa lebih aktif lagi dan lebih terlihat lagi ke masyarakat. Jika ada bersih-bersih, dan kami mendukung,” katanya, Senin 17 Agustus 2026.
Komposisi Kader Golkar
Adam juga menyebutkan bahwa mereka tidak keberatan dengan komposisi Golkar yang masih mempertimbangkan senioritas.
“Komposisi yang pertama harus ada keterwakilan perempuan 30 persen, kalau memang kader muda itu diliat dulu kalau memang ada yang kosong, jangan sampai kader muda ini jatuhnya kader baru harus memikirkan senioritas di Golkar,” jelasnya.
Menarik Minat Generasi Muda
Kendati ke depan ada tantangan untuk merekrut milenial dan Gen Z, Adam merasa mereka bisa menarik minat dengan melakukan kegiatan yang melibatkan pemuda.
“Jadi harus jalan bareng, Jadi kalau target itu memainkan di kegiatan yang segmentasinya anak muda,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Cilegon, Amel, memastikan tidak akan ada lagi kader yang membelot atau tidak mengikuti keputusan partai.
Menurut Amel, pembersihan partai atau revitalisasi struktur adalah amanat dari Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Banten, Andika Hazrumy, untuk memastikan loyalitas dan tanggung jawab kader.
“Sesuai arahan dari Ketua DPD I, langkah utama itu revitalisasi kepengurusan. Tidak hanya fokus ke tingkat kota dan juga nanti akan tingkat kecamatan hingga akar rumput untuk menyiapkan agenda politik, ada saja kader yang membelot tadi (dibersihkan-red), yang loyal kita akan libatkan dan tidak layak akan dilepas,” katanya.
Revitalisasi struktur ini akan dilakukan segera, dengan pembentukan kepengurusan yang kemudian diikuti dengan Musyawarah Kecamatan (Muscam).
“Itu menjadi langkah yang dilakukan, dimana setelah tingkat DPD maka langsung ke tingkat kecamatan. Sebab, ini untuk bersama-sama menghadapi agenda politik sebagaimana arahan dari DPD I,” pungkasnya.
Secara keseluruhan, AMPI dan Partai Golkar sedang berupaya untuk memperkuat organisasi dan memastikan loyalitas kader menjelang pemilu.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenraya.com (18/08/2026)