
- Ahmad Aziz Setia Ade Putra memiliki peluang besar untuk menjadi Sekda definitif Kota Cilegon, berkat penilaian sistematis dalam manajemen talenta ASN.
- Proses seleksi sudah berjalan, dengan pembentukan panitia seleksi yang melibatkan berbagai kalangan, dan menunggu penetapan resmi dari Pemerintah Provinsi Banten.
- Ahmad Aziz adalah satu-satunya ASN yang masuk kategori Box 9, menunjukkan kinerja dan potensi kepemimpinan yang sangat tinggi, membuatnya menjadi kandidat kuat dalam bursa Sekda.
Peluang Ahmad Aziz Setia Ade Putra untuk jadi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Cilegon semakin cerah dalam proses seleksi yang disiapkan Pemerintah Kota Cilegon.
Proses Seleksi yang Berjalan
Melansir pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 03/08/2026, Ketua Manajemen Talenta Seleksi Sekda Definitif Kota Cilegon, Syafrudin, bilang bahwa tahapan pembentukan panitia seleksi (Pansel) sudah berjalan dan tinggal menunggu penetapan resmi dari Pemerintah Provinsi Banten.
Usulan Pansel Beragam
Menurut Syafrudin, Pemkot Cilegon telah mengusulkan unsur Pansel dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintah provinsi, akademisi hingga profesional.
Bahkan, dua nama dari unsur provinsi disebut sudah disampaikan, meski belum bisa diumumkan sebelum ada keputusan resmi gubernur.
“Kita sudah mengusulkan unsur Pansel, ada dari provinsi, akademisi, dan profesional. Tinggal menunggu SK dan penetapan resmi,” ujar Syafrudin.
Ahmad Aziz di Box 9
Yang menarik, dalam pembahasan manajemen talenta ASN, nama Ahmad Aziz Setia Ade Putra disebut memiliki potensi kuat untuk mengikuti seleksi Sekda definitif.
Syafrudin menjelaskan, penilaian tersebut bukan didasarkan pada faktor kedekatan politik atau dukungan kepala daerah, melainkan hasil pemetaan manajemen talenta ASN yang dilakukan secara sistematis.
“Kalau berdasarkan kompetensi dan pemetaan talenta yang kita miliki, Pak Ahmad Aziz Setia Ade Putra memiliki peluang besar karena masuk Box 9 dan itu satu-satunya dari sekitar 500 ASN yang dipetakan,” katanya.
Dalam sistem manajemen talenta ASN, Box 9 merupakan kategori tertinggi yang menggambarkan kombinasi kinerja sangat tinggi dan potensi kepemimpinan sangat tinggi.
Posisi tersebut biasanya menjadi perhatian utama dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan pemerintahan.
Syafrudin menegaskan bahwa masuknya Ahmad Aziz ke Box 9 tidak berkaitan dengan posisi Wali Kota Cilegon sebagai pengguna akhir (user) dalam proses pengangkatan.
“Bukan karena wali kota. Penilaian ini berdasarkan kompetensi dan hasil pemetaan talenta,” tegasnya.
Target Pemkot Cilegon
Saat ini, Pemkot Cilegon menargetkan pembentukan Pansel dapat rampung dalam waktu dekat.
Setelah SK Wali Kota terbit, tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan wawancara dan seleksi terbuka calon Sekda definitif.
Dengan statusnya sebagai satu-satunya ASN yang berada di Box 9, Ahmad Aziz dinilai memiliki modal kuat dibanding kandidat lain dalam bursa Sekda definitif Kota Cilegon.
Selain menjabat sebagai Pj Sekda, Ahmad Aziz juga selama ini terlibat langsung dalam berbagai agenda strategis Pemkot Cilegon, mulai dari pengelolaan keuangan daerah, koordinasi lintas OPD, hingga program-program prioritas pemerintah kota.
Kondisi tersebut membuat namanya semakin sering disebut sebagai figur yang memiliki pengalaman birokrasi, rekam jejak kinerja, dan kapasitas kepemimpinan yang dinilai sesuai untuk mengisi jabatan Sekda definitif Kota Cilegon.
Jadi, gimana menurut kamu tentang peluang Ahmad Aziz dalam seleksi ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: rubrikbanten.com (03/08/2026)