150 Kontingen Cilegon Siap Berangkat ke Jombang untuk Muktamar NU 2026

📌 Ringkasan Berita:
  • 150 warga Nahdliyin dan Muktamirin dari Cilegon berangkat ke Muktamar ke-35 NU di Jombang, menunjukkan kecintaan mereka terhadap Nahdlatul Ulama.
  • Keberangkatan ini dilandasi semangat kebersamaan dan bukan untuk kepentingan politik, dengan tujuan meramaikan acara nasional.
  • Muktamar ini diharapkan menjadi momentum untuk mendoakan kekuatan NU dan menjaga kondusifitas, dengan dukungan penuh dari aparat kepolisian setempat.

Baru-baru ini, 150 warga Nahdliyin dan Muktamirin dari Kota Cilegon berangkat menuju Muktamar ke-35 NU yang diadakan di Jombang, Jawa Timur, pada 26 Agustus 2026.

Keberangkatan yang Berarti

Pelepasan rombongan ini dilakukan oleh Kapolres Cilegon, AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, dan bukan sekadar seremonial biasa.

Ini merupakan tampilan nyata kecintaan warga terhadap Nahdlatul Ulama, yang dianggap sebagai pilar kebangsaan.

Semangat Kebersamaan

Ketua Rombongan Muktamar NU Kota Cilegon, Subhi, menegaskan bahwa keberangkatan mereka didasari semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap NU, bukan untuk kepentingan politik.

Subhi menambahkan, "Dalam rangka syiar. Karena bagaimanapun NU adalah milik kita. Ini adalah acara nasional yang tentunya kita di sana meramaikan. Kalau istilah kita dalam rangka syiar, kami di sana hanya menghadiri saja."

Momentum untuk Doa dan Harapan

Muktamar yang berlangsung dari 27 hingga 31 Agustus 2026 ini adalah kesempatan bagi warga Cilegon untuk mendoakan agar NU semakin solid dan progresif dalam menghadapi tantangan zaman.

Keberangkatan mereka juga didukung penuh oleh aparat penegak hukum setempat, yang menunjukkan sinergi antara institusi negara dan elemen keagamaan.

Kapolres Cilegon, AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian dalam pelepasan ini adalah wujud kedekatan untuk menjaga kondusifitas selama muktamar berlangsung.

Ia juga berkomitmen untuk memastikan wilayah hukum Polres Cilegon tetap aman dan nyaman selama proses muktamar berlangsung, "Kepolisian berkomitmen untuk memastikan wilayah hukum Polres Cilegon tetap aman, nyaman, dan damai selama proses Muktamar berlangsung."

Dinamisnya Muktamar ke-35 NU

Muktamar ini diprediksi akan berlangsung dinamis karena banyak figur kuat yang terlibat dalam pemilihan Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031.

Meski bursa kepemimpinan memanas, keberadaan kontingen dari Cilegon menjadi pengingat bahwa kekuatan NU terletak pada ketulusan umat di akar rumput.

Di Jombang, mereka hadir bukan untuk berebut pengaruh, melainkan untuk merawat persatuan dan merayakan denyut nadi organisasi para ulama.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenesia.co (27/08/2026)