Pencurian Kabel PJU JLS di Cilegon, Kehilangan Hampir 50% dari Total 385 Kabel

📌 Ringkasan Berita:
  • Pencurian kabel PJU di Jalur Lingkar Selatan Cilegon semakin menjadi masalah serius, dengan hampir 50% kabel hilang setelah perbaikan.
  • Dinas Perhubungan Cilegon meningkatkan patroli dan bekerja sama dengan aparat kecamatan serta kepolisian untuk mencegah pencurian lebih lanjut.
  • Untuk mengatasi pencurian, Dishub mengganti kabel tembaga dengan jenis kabel lain yang tidak memiliki nilai ekonomis tinggi.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon lagi-lagi berusaha mengatasi masalah pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalur Lingkar Selatan (JLS), dengan banyak kabel yang hilang dan menyebabkan lampu jalan padam.

Masalah Pencurian Kabel yang Serius

Menyimak pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 20/07/2026, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, mengungkapkan bahwa pencurian kabel PJU adalah masalah yang serius.

Menurutnya, kabel yang baru diperbaiki sering kali dicuri dalam waktu cepat, bahkan hanya dalam hitungan hari.

“Sering kali setelah kami perbaiki, tiga sampai empat hari kemudian dicuri lagi,” kata Heri kepada wartawan.

Upaya Meningkatkan Pengamanan

Untuk menekan aksi pencurian ini, Dishub telah meningkatkan patroli rutin dengan melibatkan aparat kecamatan dan bekerja sama dengan kepolisian setempat.

Namun, Heri enggan membagikan jadwal patroli secara rinci agar pengamanan tetap efektif.

“Teman-teman sudah rutin patroli di titik-titik rawan. Kami juga bekerja sama dengan pihak kecamatan dan Polsek,” ujarnya.

Statistik Pencurian Kabel PJU

Heri menjelaskan bahwa di sepanjang Jalur Lingkar Selatan terdapat sekitar 385 tiang PJU dan hampir separuh kabel instalasinya telah dicuri.

“Kabelnya hampir 50 persen yang hilang. Tapi dalam tiga minggu terakhir kami fokus melakukan perbaikan. Tinggal sedikit lagi yang belum menyala dan malam ini juga kami lanjutkan pengerjaannya,” jelasnya.

Pencurian ini dinilai mudah karena kabel berada di dalam bak kontrol yang mudah diakses, dan pelaku diduga mengincar kandungan tembaga yang bernilai jual tinggi.

Langkah Antisipasi yang Dipersiapkan

Sebagai langkah antisipasi, Dishub mulai mengganti kabel berbahan tembaga dengan jenis kabel lain yang tidak memiliki nilai ekonomis tinggi agar tidak lagi menjadi sasaran pencurian.

“Kami sedang mengganti dengan jenis kabel yang bukan berbahan tembaga. Nilai ekonomisnya rendah sehingga diharapkan tidak menarik bagi pelaku pencurian,” pungkasnya.

Dengan semua upaya yang dilakukan, diharapkan masalah pencurian kabel PJU ini bisa diatasi secara efektif. Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (20/07/2026)