
- Pemerintah Kota Cilegon memanggil penanggung jawab perbaikan Jalan Raya Anyer–Cilegon untuk menjelaskan keluhan masyarakat terkait proses pengerjaan yang lama.
- Pertemuan diadakan untuk memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai pemeliharaan jalan dan target penyelesaian yang ditetapkan pada 2026.
- Proyek ini bertujuan memperbaiki jalan dan mengatasi masalah banjir, dengan pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu tiga tahun anggaran dari 2025 hingga 2027.
Pemerintah Kota Cilegon memanggil penanggung jawab perbaikan Jalan Raya Anyer–Cilegon untuk menjelaskan keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan proses pengerjaan yang memakan waktu lama.
Rapat dan Peninjauan Langsung
Melansir pemberitaan dari bantenesia.co pada 27/07/2026, pemanggilan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Asisten Daerah pada Senin, 27 Juli 2026, dan diikuti dengan peninjauan langsung ke lokasi.
Menindaklanjuti Keluhan Warga
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil karena banyaknya keluhan masyarakat mengenai pemeliharaan jalan yang menyebabkan kemacetan.
“Banyak keluhan dari masyarakat di media sosial terkait pelaksanaan pemeliharaan jalan ini. Masyarakat merasa terganggu dengan adanya pekerjaan pemeliharaan jalan dari Cilegon menuju wilayah Anyer. Pak Wali Kota meminta agar hal ini dikoordinasikan, termasuk kapan pelaksanaannya dan kalau bisa dipercepat,” ujarnya.
Informasi Proses Pemeliharaan
Aziz menjelaskan bahwa pertemuan tersebut penting untuk memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat tentang proses pemeliharaan jalan.
“Harapannya, dengan pertemuan ini masyarakat bisa menerima informasi yang benar terkait pemeliharaan jalan ini. Masyarakat saat ini belum mengetahui secara utuh prosedur pemeliharaan jalan seperti apa. Oleh karena itu, kami ingin bertemu dengan pihak yang bertanggung jawab terkait pemeliharaan jalan ini,” katanya.
Proses Pengerjaan dan Target Waktu
Ia juga menambahkan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten Wilayah 2.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, menyatakan bahwa koordinasi dengan pelaksana pekerjaan dilakukan berdasarkan perintah Wali Kota Cilegon dan Pj. Sekda.
“Jadi atas perintah Pak Wali Kota dan Pak Sekda, kita berkoordinasi dengan pelaksana kegiatan pekerjaan betonisasi di Krenceng dan Bojonegara. Yang Bojonegara sudah selesai. Untuk yang di Krenceng, tadi kita komunikasi dan diperoleh jawaban bahwa progres memang masih berjalan,” tuturnya.
Heri juga menyampaikan bahwa pekerjaan di wilayah Krenceng ditargetkan selesai pada September 2026, sementara pekerjaan pemeliharaan Jalan Raya Anyer–Cilegon hingga Labuan secara keseluruhan memerlukan waktu tiga tahun anggaran dari 2025 hingga 2027.
Untuk Kota Cilegon, target penyelesaian pekerjaan ditetapkan pada 2026.
Mengatasi Permasalahan Banjir
Heri menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki jalan, tetapi juga untuk mengatasi masalah banjir di beberapa titik.
“Ini adalah kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperbaiki jalan dan juga mengantisipasi beberapa ruas jalan yang tadinya banjir. Ada peninggian betonisasi supaya tidak terjadi lagi banjir,” jelasnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pengerjaan berlangsung dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
“Pemerintah Kota Cilegon melalui Pak Sekda tadi memohon maaf atas ketidaknyamanan sementara ini. Mudah-mudahan ke depan akan lebih baik lagi,” ujarnya.
Perwakilan BPJN Banten Wilayah 2, Timbul, menambahkan bahwa pekerjaan tersebut merupakan bagian dari Paket Preservasi Jalan Raya Anyer–Cilegon hingga Labuan.
Pekerjaan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari pembongkaran, pemadatan, penambahan ketebalan beton, hingga proses finishing.
Keberlanjutan dari proyek ini menunjukkan upaya pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur yang sangat dibutuhkan.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenesia.co (27/07/2026)