DPRD Cilegon Utamakan Kehati-hatian dalam Bahas APBD 2027 Setelah Terima Dokumen

📌 Ringkasan Berita:
  • DPRD Kota Cilegon sedang membahas KUA dan PPAS untuk APBD tahun 2027 dengan komitmen mendalam sebelum diserahkan ke Badan Anggaran.
  • Ketua DPRD menekankan pentingnya kehati-hatian dalam merumuskan anggaran, mengingat kondisi fiskal yang ketat akibat pemangkasan TKD.
  • DPRD mencatat proyeksi kenaikan PAD sekitar Rp900 miliar dan SILPA Rp71 miliar, yang diharapkan dapat mendukung program prioritas dalam RPJMD Kota Cilegon.

DPRD Kota Cilegon mulai serius membahas rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk tahun 2027 yang disampaikan oleh Pemerintah Kota Cilegon.

Komitmen DPRD dalam Pembahasan APBD

Melansir pemberitaan dari bantenesia.co pada 16/07/2026, pihak legislatif berkomitmen untuk melakukan pembahasan yang mendalam melalui mekanisme komisi sebelum dibawa ke tingkat Badan Anggaran.

Penerapan Prinsip Kehati-hatian

Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khaerul Ichwan, menekankan pentingnya penerapan prinsip kehati-hatian dalam merumuskan postur APBD tahun anggaran 2027.

Langkah ini diambil karena kondisi fiskal kota sedang ketat akibat pemangkasan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD).

”Kondisi fiskal Kota Cilegon hari ini agak ketat, sehingga pemerintah kota harus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam merumuskan postur APBD sekaligus mengelola anggaran dengan baik,” ujarnya.

Pendapatan Asli Daerah dan Proyeksi Kenaikan

Terkait upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), DPRD menyatakan tidak akan terburu-buru untuk melakukan intensifikasi atau diversifikasi.

Mereka lebih memilih untuk menunggu data laporan realisasi semester awal serta prognosis anggaran yang akan segera disampaikan oleh pemerintah kota.

Mengenai realisasi pendapatan semester awal yang tercatat di angka 30 persen, DPRD belum dapat memberikan penilaian lebih jauh sebelum dokumen resmi diterima dan dibahas secara formal di internal dewan.

Meski begitu, Rizki menambahkan bahwa DPRD mencatat adanya proyeksi kenaikan pendapatan sekitar Rp900 miliar serta Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp71 miliar.

Dana ini diharapkan bisa dimaksimalkan untuk mendukung program-program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cilegon.

”Setelah dokumen resmi dipelajari dan dibahas di masing-masing komisi serta tingkat Badan Anggaran, baru kita bisa melakukan penajaman program,” pungkasnya.

Dengan pembahasan ini, DPRD berharap bisa merumuskan anggaran yang lebih baik untuk kepentingan masyarakat Cilegon.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenesia.co (16/07/2026)