
- Pemerintah Kota Cilegon memberikan kadedeuh sebesar Rp 50 juta kepada peserta Kafilah yang berprestasi di MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten.
- Wali Kota Cilegon, Robinsar, menekankan bahwa penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi peserta agar terus berprestasi di ajang MTQ mendatang.
- Kota Cilegon berhasil meraih satu medali emas di MTQ XXIII, namun perlu meningkatkan kualitas pembinaan untuk bersaing dengan daerah lain menjelang MTQ 2027.
Pemerintah Kota Cilegon baru-baru ini memberikan kadedeuh yang lebih besar kepada peserta Kafilah Kota Cilegon yang berprestasi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.
Kenaikan Nilai Kadedeuh
Melansir pemberitaan dari bantenesia.co pada 21/07/2026, penghargaan ini diharapkan bisa menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para peserta dalam mengharumkan nama Kota Cilegon.
Kadedeuh senilai Rp 50 juta ini diserahkan langsung oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, di Masjid Nurul Iman.
Pentingnya Evaluasi
Dalam sambutannya, Robinsar mengucapkan terima kasih kepada semua peserta, pembina, dan pengurus LPTQ Kota Cilegon atas kerja keras yang diperlihatkan selama MTQ.
“Atas nama Pemerintah Kota Cilegon, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan, kerja keras, dan dedikasi para kafilah MTQ Kota Cilegon,” ujarnya.
Ia juga menggambarkan bahwa peningkatan nilai kadedeuh ini bukan hanya sekadar bonus, melainkan sebagai motivasi agar peserta semakin semangat untuk meraih prestasi di ajang MTQ mendatang.
“Kadedeuh ini hanya sebagai penyemangat. Harapannya bukan menjadi tujuan utama, tetapi menjadi motivasi agar para kafilah terus memberikan yang terbaik demi mengharumkan nama Kota Cilegon,” katanya.
Persiapan Menuju MTQ 2027
Robinsar juga mengingatkan peserta yang belum mencapai hasil diharapkan untuk terus berlatih dan tidak menyerah.
Ia mengajak pembina dan para ustaz untuk melakukan evaluasi agar bisa mempersiapkan diri dengan lebih maksimal menuju MTQ 2027.
“Kita masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri. Apa yang menjadi kekurangan hari ini harus dijadikan evaluasi agar pada MTQ berikutnya Kota Cilegon mampu meningkatkan perolehan medali sekaligus memperbaiki peringkat,” ungkapnya.
Prestasi yang Dicapai
Ketua Harian LPTQ Kota Cilegon, Hayani, mengungkapkan bahwa selama MTQ XXIII, Kota Cilegon berhasil meraih satu medali emas dan beberapa peringkat lainnya.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja keras para peserta, pelatih, pembina, serta dukungan dari Pemerintah Kota Cilegon,” tuturnya.
Hayani juga menjelaskan bahwa akumulasi nilai Kota Cilegon di MTQ mencapai 199 poin, yang masih jauh dari Kota Tangerang Selatan yang memiliki 542 poin.
“Kita harus mempersiapkan diri lebih baik lagi karena daerah lain juga terus melakukan pembinaan sejak dini. Ini menjadi tantangan bagi LPTQ Kota Cilegon agar semakin meningkatkan kualitas pembinaan peserta,” jelasnya.
Dengan semua pencapaian ini, Pemerintah Kota Cilegon mengajak semua pihak untuk terus berlatih dan berkontribusi agar bisa meraih hasil yang lebih baik di masa depan.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenesia.co (21/07/2026)