Fenomena yang Dianggap Jarang Terjadi
Sebuah video yang diunggah akun Instagram naroneto mendadak ramai diperbincangkan. Video itu menampilkan sebuah billboard ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri dari Pemerintah Kota Banjarbaru yang terlihat “tidak biasa”.
Bukan tanpa alasan, baliho tersebut justru tidak menampilkan foto kepala daerah maupun wakilnya, sesuatu yang selama ini hampir selalu muncul dalam ucapan resmi pemerintah daerah di berbagai wilayah.
Dinilai Lebih Mewakili Semua Unsur Pemerintah
Baliho dengan tampilan sederhana itu mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang menilai ucapan tersebut terasa lebih netral dan benar-benar mewakili seluruh unsur pemerintah, bukan sekadar menonjolkan figur tertentu.
Dalam video yang beredar, narasi yang disematkan juga terkesan menyentil kebiasaan lama. Tertulis kalimat, "anomali, ucapan idul fitri tanpa wajah kepala daerah", yang langsung memancing berbagai reaksi.
Sentilan Halus Soal Anggaran dan Etika
Fenomena ini juga membuka diskusi yang lebih luas. Sejumlah pengguna media sosial menyinggung bahwa jika baliho menggunakan anggaran daerah, maka seharusnya memang tidak dijadikan sebagai ajang pencitraan politik.
Ada pula komentar bernada satire yang ikut meramaikan, seperti “harusnya wajahnya nutupin baliho”, yang justru mempertegas sindiran terhadap praktik yang selama ini dianggap lumrah.
Indikasi Warga Semakin Peka dengan Simbol Komunikasi
Viralnya video ini menunjukkan adanya perubahan cara pandang masyarakat terhadap komunikasi publik dari pemerintah. Warga kini tampak lebih peka terhadap batas antara informasi publik dan kepentingan personal branding pejabat.
Kasus di Banjarbaru ini pun jadi semacam refleksi, bahwa pendekatan yang lebih sederhana dan tidak berpusat pada figur bisa jadi justru lebih diterima publik.
Apakah ini akan jadi tren baru di daerah lain, atau hanya sekadar momen sesaat, masih jadi tanda tanya. Pastinya, respons warganet sudah memberi sinyal kuat bahwa publik mulai menginginkan komunikasi yang lebih “bersih” dari unsur promosi politik.
