
Dugaan Kasus Pelecehan Sesama Jenis di Cilegon
Sebuah kasus yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Grogol terkait dugaan pelecehan seksual sesama jenis telah mengejutkan Pemkot Cilegon.
Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, mengungkapkan rasa malu dan kesedihan atas insiden ini, namun meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru menghakimi.
“Jaga kodrat dan nama baik pemerintah. Kami malu, jujur, dan sedih. Tapi jangan menghardik,” ujar Fajar di Kantor Wali Kota Cilegon pada Senin (30/3/2026).
Awal Mula Kasus Terkuak
Kasus ini mulai terkuak setelah rekaman serta tangkapan layar percakapan antara korban dan terduga pelaku beredar di platform media sosial. Modus yang digunakan oleh pelaku adalah mendekati korban dengan alasan terkait pekerjaan.
Insiden tersebut terjadi pada awal Maret 2026, dini hari, di wilayah Grogol. Korban merupakan seorang pegawai PPPK paruh waktu di Kelurahan Gerem, sementara terduga pelaku bertugas di Kecamatan Grogol.
Detail Tindakan Pelecehan
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa tindakan tidak pantas tersebut telah berlangsung sejak tahun 2022 hingga 2023.
Pelaku diduga melakukan pelecehan fisik, termasuk mencubit tanpa izin dan tindakan asusila lainnya, serta mengirimkan ajakan tidak senonoh dengan iming-iming uang.
Respons Pemkot Cilegon
Fajar menegaskan bahwa kasus ini telah mencoreng muruah Pemkot Cilegon. Ia juga telah memerintahkan camat untuk menindaklanjuti dan memantau perkembangan kasus ini. “Kami tindaklanjuti, tapi tetap jangan ada yang menghardik,” tegasnya.
Tindakan Tegas BKPSDM
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cilegon, Joko Purwanto, memastikan bahwa langkah tegas telah diambil.
Pihaknya memberikan teguran keras dan memindahkan salah satu pihak dari unit kerja. “Kami juga akan memindahkan keduanya ke OPD lain saat perpanjangan SK PPPK paruh waktu,” ujar Joko.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan merupakan tantangan bagi Pemkot Cilegon dalam menjaga integritas aparatur sipilnya.
Sumber: bantennews.co.id (30/03/2026)