
- Pemkot Cilegon akan memperbaiki 200 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan bantuan Rp4 miliar dari pemerintah pusat.
- Bantuan ini diberikan setelah Pemkot Cilegon menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas komitmennya dalam menangani Rutilahu.
- Pemkot menargetkan perbaikan 500 hingga 700 unit Rutilahu pada tahun 2026 dengan dukungan dari berbagai sumber anggaran, termasuk CSR.
Walikota Cilegon Robinsar mengumumkan bahwa Pemerintah Kota Cilegon sedang mempersiapkan perbaikan untuk 200 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang didapat dari bantuan pemerintah pusat.
Bantuan Pemerintah Pusat
Melansir pemberitaan dari bantenraya.com pada 01/09/2026, Robinsar menyatakan bahwa bantuan ini datang setelah Pemkot Cilegon menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri pada acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali Batch II 2026 yang diadakan di Bali pada 28 Agustus 2026.
Penghargaan tersebut diberikan karena komitmen Pemkot Cilegon dalam menangani rumah warga yang tidak layak huni.
“Total bantuan yang diterima Rp4 miliar, dengan besaran Rp20 juta untuk perbaikan setiap unit rumah,” katanya pada 31 Agustus 2026.
Robinsar menyebutkan bahwa mereka kini sedang berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon untuk melanjutkan teknis perbaikan 200 unit tersebut.
Proses Perbaikan yang Segera Dimulai
“Setelah dapat bantuan itu, saya langsung gas koordinasi sama Perkim. Pokoknya kita langsung bereskan, tahun ini sebetulnya sudah teranggarkan tapi nanti kita tambahkan lagi,” terangnya.
Robinsar menambahkan bahwa program 200 unit rumah ini adalah bagian dari inisiatif Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk menciptakan tempat tinggal yang nyaman bagi masyarakat.
“Alhamdulillah itu program dari Pak Presiden ya. Bagi saya perbaikan rumah ini bagian dari nilai kemanusiaan,” ungkapnya.
Selain bantuan dari pusat, upaya penanganan Rutilahu di Cilegon juga melibatkan Dinas Perkim yang menargetkan sekitar 160 unit rumah lainnya.
Target Perbaikan yang Ambisius
Pemkot Cilegon juga memanfaatkan Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPW-Kel) untuk menargetkan minimal 5 unit rumah per kelurahan, serta mengandalkan dana CSR dan kolaborasi dengan Baznas.
Dengan kombinasi berbagai sumber anggaran ini, Pemkot Cilegon menargetkan perbaikan antara 500 hingga 700 unit Rutilahu pada tahun 2026.
“Yang dari CSR juga sudah mulai jalan. Jadi 500-600 saya targetkan selesai tahun ini,” paparnya.
Robinsar berjanji untuk mendistribusikan bantuan ini agar semua masyarakat Cilegon dapat hidup lebih layak.
“Kita mendapatkan bantuan 200 unit dikali Rp20 juta, jadi ada kurang lebih Rp4 miliar yang InsyaAllah kita akan distribusikan kepada masyarakat yang memang rumahnya butuh perbaikan,” pungkasnya.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenraya.com (01/09/2026)