
- Inflasi year on year di Kota Cilegon mencapai 3,13 persen pada Agustus 2026, dengan indeks harga konsumen 111,90.
- Kenaikan harga di beberapa kelompok pengeluaran, seperti perawatan pribadi (10,87 persen) dan transportasi (5,03 persen), menjadi penyebab utama inflasi.
- Komoditas yang berkontribusi pada inflasi termasuk emas perhiasan, bensin, dan daging ayam ras, sementara bawang merah dan telur ayam ras memberikan andil pada deflasi.
Inflasi year on year di Kota Cilegon tercatat mencapai 3,13 persen pada Agustus 2026.
Faktor Penyebab Inflasi
Mengutip pemberitaan dari bantenraya.com pada 01/09/2026, berbagai faktor menyebabkan terjadinya inflasi di kota industri ini dengan indeks harga konsumen atau IHK 111,90.
Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kota Cilegon, Dadan Sudarmadi, menyampaikan bahwa inflasi year on year dipicu oleh kenaikan harga di sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.
Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami kenaikan sebesar 10,87 persen, dan kelompok transportasi juga naik 5,03 persen.
Selain itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau naik 3,62 persen.
Dadan menjelaskan, “Kemudian kelompok penyediaan makanan dan minuman restoran sebesar 3,57 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 2,32 persen.”
Dia juga menyebutkan bahwa kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 1,23 persen.
Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya naik 1,06 persen, sedangkan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 0,87 persen.
Kelompok pakaian dan alas kaki sendiri mengalami kenaikan sebesar 0,32 persen,” kata Dadan pada Selasa, 1 September 2026.
Komoditas yang Mempengaruhi Inflasi
Dadan menjelaskan bahwa untuk inflasi year to date di bulan Agustus 2026, angkanya berada di 1,71 persen dengan inflasi month to month sebesar 0,16 persen.
“Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi year on year pada Agustus 2026, antara lain, emas perhiasan, bensin, minyak goreng, daging ayam ras, sigaret kretek mesin (SKM), nasi dengan lauk, mobil, dan sekolah dasar,” paparnya.
Dia juga mencatat beberapa komoditas lain seperti pisang, cabai rawit, bakso siap santap, dan lain sebagainya.
Di sisi lain, ada komoditas yang memberikan andil pada deflasi, seperti bawang merah, telur ayam ras, tomat, dan ikan teri, kata Dadan.
Rincian Inflasi Bulanan
“Sementara komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi month to month pada Agustus 2026, antara lain: daging ayam ras, mobil, taman kanak-kanak, dan cabai merah,” urainya.
Pada Agustus 2026, kelompok pengeluaran yang memberikan andil atau sumbangan inflasi year on year, yakni kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,11 persen.
Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya memberikan kontribusi sebesar 0,71 persen.
Kelompok transportasi menyumbang 0,53 persen, sedangkan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran memberikan andil 0,45 persen.
Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan menyumbang 0,13 persen, dan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,11 persen.
Kondisi Inflasi di Cilegon
“Sementara kelompok yang memberikan andil atau sumbangan deflasi year on year, antara lain dan kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen,” terangnya.
Dadan menambahkan, pada Agustus 2026, tingkat inflasi year on year Kota Cilegon terpantau cukup signifikan.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenraya.com (01/09/2026)