78 Mahasiswa UIN Banten Eksplorasi Sejarah Cilegon, Siapkan Buku Ber-ISBN

📌 Ringkasan Berita:
  • 78 mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam UIN Banten dilepas untuk Praktikum Profesi Mahasiswa di Kota Cilegon selama 17 hari.
  • Mereka dibagi menjadi delapan kelompok kerja untuk menelusuri sejarah dan budaya lokal, termasuk tradisi lisan dan peninggalan budaya.
  • Hasil riset akan dihimpun menjadi buku ber-ISBN sebagai dokumentasi sejarah yang bermanfaat bagi masyarakat dan akademisi.

Sebanyak 78 mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sedang menelusuri jejak sejarah dan budaya Kota Cilegon.

Mahasiswa Dilepas untuk Praktikum

Menyimak pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 01/09/2026, para mahasiswa ini resmi dilepas untuk mengikuti Praktikum Profesi Mahasiswa (PPM) di Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Cilegon pada Selasa kemarin.

Kegiatan ini mengusung tema “Menelusuri Jejak Peradaban: Dokumentasi Sejarah dan Budaya Kota Cilegon” dan berlangsung selama 17 hari, dari 1 hingga 17 September 2026.

Pelepasan mahasiswa ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Ketua Prodi SPI UIN Banten, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan Kebudayaan Kota Cilegon.

Pembagian Kelompok Kerja

Sebanyak 78 mahasiswa tersebut dibagi menjadi delapan kelompok kerja.

Setiap kelompok akan menyisir satu kecamatan di Kota Cilegon untuk menggali berbagai sumber sejarah dan kebudayaan lokal.

Penelusuran ini tidak hanya fokus pada situs-situs bersejarah, tetapi juga meliputi tradisi lisan, peninggalan budaya, dan berbagai jejak peradaban yang belum banyak diketahui publik.

Apresiasi dari Pemerintah Kota

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Cilegon.

Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan Kebudayaan Kota Cilegon siap mendampingi mahasiswa selama riset di lapangan.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini dianggap penting untuk memperkuat dokumentasi sejarah lokal.

Target Jadi Buku Ber-ISBN

PPM kali ini tidak hanya untuk memenuhi kewajiban akademik mahasiswa.

Riset selama 17 hari ditargetkan untuk menghasilkan karya literatur yang bermanfaat dalam jangka panjang.

Seluruh hasil penelusuran, wawancara, dan pengumpulan data dari delapan kecamatan akan dihimpun menjadi sebuah buku dengan International Standard Book Number (ISBN).

Buku ini diharapkan menjadi rujukan untuk mengenali sejarah dan budaya Kota Cilegon bagi pemerintah daerah, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat luas.

Langkah ini juga untuk memastikan cerita, tradisi, dan peninggalan sejarah lokal tidak hilang ditelan zaman.

Dengan terjun langsung ke masyarakat, mahasiswa SPI UIN Banten diharapkan belajar merekam sejarah Cilegon dari sumber lokal sebelum semakin sulit menemukan jejaknya.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (01/09/2026)