Dinkes Cilegon Pastikan Istini Dapat Kunjungan Rutin dan Kursi Roda

📌 Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Cilegon cepat tanggap membantu Istini, lansia 89 tahun yang kesulitan bergerak di rumah.
  • Kondisi kesehatan Istini baik, namun faktor usia dan kurang gerak menyulitkannya; dia terdaftar BPJS yang ditanggung pemerintah.
  • Dinas Kesehatan berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan sosial Istini, termasuk penyediaan kursi roda dan kunjungan rutin dari tim kesehatan.

Pemerintah Kota Cilegon lewat Dinas Kesehatan sudah bergerak cepat untuk membantu Istini, seorang lansia berusia 89 tahun yang viral karena kesulitan bergerak di rumahnya.

Respons Cepat dari Dinas Kesehatan

Mengutip pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 24/07/2026, Kepala Puskesmas Grogol, dr. Gunawan, mengatakan tim kesehatan langsung datang untuk memeriksa kondisi Istini setelah berita tersebut menyebar.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kondisi kesehatan Istini secara umum cukup baik, tetapi faktor usia dan kurangnya aktivitas fisik membuatnya sulit bergerak.

"Setelah ada berita itu, Puskesmas langsung turun melakukan pemeriksaan. Kondisinya sebenarnya cukup baik. Yang memberatkan karena faktor usia. Beliau juga kurang mobilisasi atau kurang bergerak. Informasi yang kami terima, beliau hidup sebatang kara dan selama ini dibantu RT, RW, serta warga sekitar," ujar dr. Gunawan saat dikonfirmasi.

Pendaftaran BPJS dan Kunjungan Rutin

Dia juga memastikan bahwa Istini sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung oleh pemerintah, sehingga nggak ada masalah biaya untuk pelayanan kesehatan.

Menurut dr. Gunawan, pihak Puskesmas sudah merancang agenda kunjungan rumah secara berkala dengan koordinasi bersama kader kesehatan di daerah tersebut.

"Beliau masih memiliki BPJS yang dibiayai pemerintah. Kami jadwalkan kunjungan rumah secara rutin. Kalau obatnya habis dan memang harus dilanjutkan, akan kami berikan saat kunjungan," katanya.

Koordinasi untuk Kebutuhan Sosial

Selain itu, Dinas Kesehatan juga berkolaborasi dengan kelurahan, kecamatan, dan OPD terkait untuk memenuhi kebutuhan penunjang Istini, salah satunya penyediaan kursi roda.

"Kami juga berkoordinasi terkait kebutuhan beliau, di antaranya kursi roda agar bisa membantu mobilisasi, minimal bisa keluar rumah, berjemur, atau bersosialisasi. Harapannya keluhan pada kakinya juga bisa berkurang," jelas dr. Gunawan.

Dia menegaskan bahwa fokus Dinas Kesehatan adalah pelayanan kesehatan, sedangkan kebutuhan sosial lainnya akan ditangani bersama OPD terkait.

Dr. Gunawan juga menanggapi anggapan bahwa BPJS hanya berlaku untuk pengobatan tertentu dan menyatakan bahwa selama status kepesertaan aktif, Istini berhak mendapatkan layanan kesehatan.

"BPJS beliau aktif dan dibiayai pemerintah. Selama kepesertaannya berlaku, pembiayaannya ditanggung pemerintah. Jadi bukan hanya saat sakit, Puskesmas juga memiliki program kunjungan sehat untuk memantau kondisi masyarakat," pungkasnya.

Kisah Istini sebelumnya menarik perhatian publik karena harus merangkak untuk beraktivitas di rumah akibat kesulitan berjalan, yang kemudian memicu respons cepat dari Pemerintah Kota Cilegon untuk memastikan kebutuhan sosial dan pelayanan kesehatannya terpenuhi.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (24/07/2026)