Kondisi Taman Ketileng Memprihatinkan, Pemkot Cilegon Siapkan Rp100 Juta untuk Perbaikan

Jadi, buat kalian yang denger tentang Taman Ketileng di Cilegon, taman ini udah lama banget kelihatan tidak terawat. Tapi tenang, Pemkot Cilegon akhirnya ambil tindakan! Mereka bakal menggelontorkan anggaran sekitar Rp100 juta buat memperbaiki fasilitas di taman ini. Yuk, kita simak lebih lanjut!

Anggaran Perbaikan Taman

Melansir pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 06/06/2026, Pemkot Cilegon mengalokasikan anggaran yang cukup besar, yaitu sekitar Rp100 juta, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Ini semua demi memperbaiki berbagai fasilitas yang rusak di Taman Ketileng agar bisa dipakai lagi oleh masyarakat.

Rencana Perbaikan dan Target Waktu

Si Edhi Hendarto, yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim Kota Cilegon, bilang bahwa mereka udah survei lokasi dan siap untuk kembali menghidupkan taman ini. “Sudah kami survei dan sudah dialokasikan anggaran untuk perbaikan,” ujar Edhi, (7/6/2026). Dia juga menjelaskan bahwa kerusakan yang ada itu cuma pada bagian nonstruktur, jadi bangunan utamanya masih aman kok!

Kendala dalam Pemeliharaan

Namun, ada sedikit masalah nih. Edhi mengakui bahwa mereka masih kekurangan tenaga kerja untuk menjaga dan merawat taman ini. “Kendala kami belum memiliki petugas khusus yang ditempatkan di sana. Moratorium tenaga sudah ditutup, sehingga kami mengandalkan personel yang ada. Untuk lampu dan fasilitas lainnya akan kami benahi secara bertahap,” jelasnya. Makanya, warga berharap banget agar perbaikan bisa cepat dilaksanakan supaya taman ini kembali aman dan nyaman buat anak-anak yang sering main di sana.

Walaupun anggaran sebesar Rp100 juta sudah dialokasikan, tetap saja ada celah yang perlu diperhatikan. Misalnya, masalah pemeliharaan yang sejauh ini masih tersendat karena kurangnya tenaga kerja yang ditugaskan untuk perawatan fasilitas. Jangan sampai perbaikan yang dilakukan tidak diimbangi dengan upaya menjaga agar taman tetap layak pakai setelahnya. Menurut kamu gimana tentang kebijakan ini? 


Sumber: rubrikbanten.com (06/06/2026)