📌 Ringkasan Berita:
  • Ketua Fraksi PKS DPRD Cilegon, Qoidatul Sitta, mengecam keras tindakan pembuangan bayi perempuan yang ditemukan di Perumahan Metro Grand Cendana.
  • Qoidatul mengapresiasi warga dan tenaga kesehatan yang sigap menyelamatkan bayi, yang kini mendapatkan perawatan dari pemerintah daerah.
  • Fraksi PKS mendorong polisi untuk mengusut tuntas kasus ini dan menekankan pentingnya perlindungan anak serta edukasi sosial di masyarakat.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Cilegon, Qoidatul Sitta, mengecam keras tindakan pembuangan bayi perempuan yang ditemukan warga di kawasan Perumahan Metro Grand Cendana, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.

Tindakan yang Tidak Manusiawi

Menurut Qoidatul, tindakan membuang bayi yang baru dilahirkan merupakan perbuatan tidak manusiawi yang tidak dapat ditoleransi.

Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, mendapatkan perlindungan, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman serta penuh kasih sayang.

“Saya sangat prihatin dan mengecam tindakan tidak manusiawi terhadap bayi yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di Metro Grand Cendana. Bayi adalah amanah dan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perlindungan sejak lahir,” ujar Qoidatul Sitta saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya, Kamis (25/6/2026).

Apresiasi untuk Warga dan Tenaga Kesehatan

Qoidatul juga mengapresiasi kesigapan warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut, tenaga kesehatan yang memberikan pertolongan, Dinas Sosial Kota Cilegon, serta jajaran Polres Cilegon yang bergerak cepat menyelamatkan dan menangani bayi perempuan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, bayi yang ditemukan di tepi aliran sungai dalam kondisi masih hidup itu kini telah mendapatkan perawatan dan perlindungan yang diperlukan dari pemerintah daerah.

Seruan untuk Mengusut Tuntas Kasus Ini

Lebih lanjut, Fraksi PKS DPRD Kota Cilegon mendorong aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mendorong aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa ini. Siapa pun yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk membantu proses penyelidikan yang sedang dilakukan pihak kepolisian.

Menurutnya, kasus pembuangan bayi ini harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.

Peristiwa tersebut menunjukkan pentingnya penguatan edukasi keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat edukasi, perlindungan perempuan dan anak, serta meningkatkan kepedulian sosial. Jangan sampai kejadian serupa kembali terulang di Kota Cilegon,” katanya.

Qoidatul berharap bayi perempuan yang berhasil diselamatkan tersebut dapat segera pulih dan memperoleh masa depan yang lebih baik melalui lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang.

“Saya berharap bayi ini tumbuh menjadi anak yang sehat, mendapatkan perlindungan yang layak, dan kelak memiliki masa depan yang cerah,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, kasus pembuangan bayi ini mengajak kita semua untuk lebih peduli terhadap perlindungan anak dan perempuan. Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (25/06/2026)