
Triangga Indra Lukmana dan istrinya, Astri Mustika, yang merupakan penghuni Perumahan Grand Cilegon Residance RT 03 RW 13 di Kelurahan Cibeber, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Ayuningtyas, yang merupakan tetangga mereka. Permintaan tersebut disampaikan berkaitan dengan viralnya rekaman video yang diunggah di akun Instagram infocilegon_ beberapa waktu lalu.
Permohonan Maaf atas Video CCTV yang Viral
Pasangan ini tidak menyangka bahwa video yang berasal dari CCTV rumah mereka menjadi sorotan publik dan beredar luas. Dalam pernyataannya, Triangga mengungkapkan, "Dalam kesempatan ini, disaksikan oleh pak Seklur Cibeber, ketua RW dan sejumlah warga, melalui media kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar – besarnya kepada keluarga Ibu Ayuningtyas beserta Suami serta pihak lainnya, semoga permohonan maaf ini bisa diterima dengan tulus oleh ibu dan suami," pada Jumat (06/03/2026).
Triangga juga menyesali tindakan pihak-pihak yang mengunggah video tersebut di media sosial tanpa klarifikasi yang tepat dan tanpa izin, yang menyebabkan kegaduhan di lingkungan perumahan. "Walaupun postingan video sudah dihapus oleh akun media tersebut, tetapi dampaknya sangat dirasakan oleh kami semua, baik itu keluarga kami maupun keluarga besar Ibu Ayuningtyas, tentu kami sangat menyayangkan, apalagi ini berhubungan dengan anak," tambahnya.
Harapan untuk Rukunnya Kembali Bertetangga
Triangga berharap masalah ini dapat segera diselesaikan agar hubungan mereka dengan keluarga Ayuningtyas bisa kembali harmonis. "Harapan kami seperti itu, agar peristiwa ini tidak terulang lagi, dan kami bisa kembali rukun dalam bertetangga, dan semoga pihak RW bisa menjembatani agar kami bisa saling memaafkan dan berjabat tangan," tutupnya.
Pernyataan Astri Mustika
Astri Mustika juga mengemukakan permohonan maaf dan berharap agar tidak ada pihak lain yang memperkeruh situasi. "Ya sama dengan apa yang disampaikan suami, tentu saya pun sebagai istri menyampaikan permohonan maaf atas tersebarnya video anak tersebut, semoga tidak ada lagi pihak – pihak yang memperkeruh peristiwa kemarin, artinya kami ingin hidup rukun bertetangga," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Astri meminta kepada pihak-pihak yang sudah mengunggah video tersebut untuk segera menghapusnya dan tidak menyebarluaskannya di platform lain. "Dalam hal ini kami menegaskan, bahwa pihak – pihak yang telah memposting video tersebut atau telah menyebarluaskan, itu tanpa seizin kami dan tanpa sepengetahuan kami, jadi kami memohon untuk segera dihapus, karena ini akan berdampak tidak baik terhadap anak Ibu Ayuningtyas," ujarnya.
Lebih lanjut, Astri menegaskan bahwa jika video tersebut kembali diposting oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, ia dan suaminya akan melaporkan masalah ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH). "Siapapun itu, demi kebaikan semua," tutupnya.
Sumber: krakataumedia.com (06/03/2026)