Pendaftaran Mudik Gratis di Cilegon Resmi Dibuka

Pemerintah Kota Cilegon telah mengumumkan bahwa pendaftaran untuk program mudik gratis bertajuk Mudik Berkah 2026 akan dibuka pada 9 Maret 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

Masyarakat diminta untuk mempersiapkan diri sejak pagi, mengingat kuota yang disediakan diperkirakan akan cepat habis.

Pengumuman oleh Walikota Cilegon

Walikota Cilegon, Robinsar, menyampaikan informasi tersebut setelah memimpin rapat persiapan mudik gratis di Rumah Dinas Walikota pada Rabu, 4 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa sosialisasi mengenai program ini telah dilakukan dan sistem pendaftaran telah siap.

“Pendaftaran dimulai tanggal 9 Maret 2026 jam 9 pagi sampai selesai. Keberangkatan tanggal 15 Maret 2026,” ungkap Robinsar.

Proses Pendaftaran Daring Melalui Aplikasi

Tahun ini, Robinsar menjelaskan bahwa pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui aplikasi Cilegon Juare yang dapat diakses di smartphone android. Masyarakat diharuskan untuk login terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran.

“Kami juga menyiapkan video tutorial di dalam aplikasi untuk memudahkan proses pendaftaran,” tuturnya.

Detail Kuota dan Ketentuan Pendaftaran

Robinsar menyatakan bahwa kuota yang disiapkan mencakup 48 hingga 50 bus dengan total kursi sekitar 2.200 hingga 2.300. Program ini akan melayani 43 kota tujuan di enam provinsi.

“Setiap pendaftar wajib menggunakan KTP Kota Cilegon, dengan ketentuan satu KTP dapat mendaftarkan maksimal empat orang. Seluruh data akan diverifikasi panitia sebelum dinyatakan lolos,” tambahnya.

Ia memperkirakan jumlah pendaftar dapat mencapai 15 ribu hingga 20 ribu orang. Oleh karena itu, kapasitas sistem dan server telah dioptimalkan untuk mengantisipasi lonjakan akses saat pendaftaran dibuka.

“Meski dilakukan secara online, kami tetap menyiapkan pos asisten bagi warga yang membutuhkan pendampingan,” ucapnya.

Dukungan dan Kelayakan Armada Bus

Pada pelaksanaan program ini, Robinsar menyatakan bahwa mereka akan melibatkan dukungan dari industri dan perbankan di Kota Cilegon. Namun, untuk tahun ini, peserta tidak akan mendapatkan uang saku.

“Tahun ini tidak ada uang saku, karena kami memprioritaskan penambahan jumlah kursi agar lebih banyak masyarakat yang terfasilitasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, menegaskan bahwa seluruh armada bus akan menjalani pemeriksaan kelaikan jalan sebelum keberangkatan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan teknis kendaraan dan keselamatan penumpang.

“Insya Allah H-3 keberangkatan akan dilakukan kelaikan jalan. Ini untuk memastikan kendaraan layak jalan dan tidak ada hambatan selama perjalanan nanti,” ujarnya. 


Sumber: krakataumedia.com (04/03/2026)