Pantauan Pelabuhan Bakauheni Aman Terkendali di Puncak Arus Balik 28-31 Maret 2026

Arus balik Lebaran 2026 di jalur Sumatera-Jawa menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga H+6, sekitar 79% pemudik dari Sumatera telah kembali ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.

Data Kendaran yang Menyeberang

Jumlah penumpang yang sudah menyeberang tercatat sebanyak 713.702 dari total 898.864 saat arus mudik. Untuk kendaraan yang kembali, jumlahnya mencapai 188.559 unit, yang juga setara dengan 79% dari total 239.920 unit.

Capaian ini mencerminkan distribusi arus balik yang lebih merata, yang berkontribusi dalam mengurangi potensi kepadatan pada puncak pergerakan serta menjaga kelancaran layanan penyeberangan.

Berdasarkan informasi dari Posko Bakauheni, selama 24 jam pada 28 Maret 2026, tercatat 111.589 penumpang menyeberang dari Sumatera ke Jawa. Angka ini mengalami penurunan 11% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 125.406 orang. Sementara itu, total kendaraan yang menyebrang mencapai 29.893 unit, mengalami peningkatan 3,7% dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar 29.839 unit.

Pernyataan ASDP tentang Situasi Terkini

Direktur Operasi dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rio Lasse, menegaskan bahwa kondisi operasional tetap dalam keadaan terkendali meskipun arus balik mencapai fase puncak. “Distribusi trafik yang semakin merata menjadi faktor kunci. Dengan pola ini, arus penyeberangan tetap dapat dikelola optimal meskipun volume pergerakan tinggi,” ujarnya.

Secara kumulatif dari H-10 hingga H+6, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 1.148.252 orang, meningkat 2,5% dibanding tahun lalu yang tercatat 1.120.046 orang. Total kendaraan pun mencapai 278.950 unit, tumbuh 5,9% dari 263.481 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk perjalanan sebaliknya, dari Jawa ke Sumatera, jumlah penumpang mencapai 1.266.794, meningkat 2,3% dari 1.238.326 orang, sementara total kendaraan mencapai 320.283 unit, naik 6,8% dibandingkan dengan 299.824 unit pada tahun lalu.

Langkah Strategis ASDP dalam Menjaga Kelancaran Arus Balik

Untuk memastikan kelancaran arus balik, ASDP telah menerapkan berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi armada kapal, skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), sistem penundaan di buffer zone, serta pemberlakuan diskon tarif dan kebijakan tarif tunggal.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, Pelabuhan Bakauheni diprioritaskan untuk penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan I hingga VI A menuju Merak. Sementara itu, kendaraan logistik besar dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu menuju Bojonegara untuk mengurangi kepadatan di jalur utama.

“Kami mengimbau seluruh pelaku logistik untuk mematuhi pengaturan yang telah ditetapkan. Kepatuhan ini menjadi kunci menjaga kelancaran arus balik dan keselamatan bersama,” tambah Rio.

Diskon Tarif dan Imbauan untuk Pemudik

Kebijakan pembatasan arus balik berakhir pada Minggu (29/3) pukul 24.00 WIB, bersamaan dengan normalisasi layanan setelah puncak arus balik. Diskon tarif masih berlaku hingga 31 Maret 2026.

Dudy Purwagandhi, yang melakukan tinjauan langsung di Pelabuhan Bakauheni, melaporkan bahwa arus balik berjalan dengan baik dan terkendali. Ia juga memberikan apresiasi terhadap disiplin masyarakat dalam mengikuti arahan dari petugas.

Pemerintah memastikan bahwa semua pihak terkait telah menyiapkan layanan secara optimal agar sisa pergerakan pemudik dapat terlayani dengan aman, nyaman, dan selamat. ASDP juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan reservasi tiket melalui aplikasi Ferizy guna menghindari kepadatan di pelabuhan.



Sumber: rubrikbanten.com (30/03/2026)
Produk Sponsor